Pelatih timnas putri akui Shalika memang layak bermain di Eropa

·Bacaan 2 menit

Pelatih tim nasional sepak bola putri Rudy Eka Priyambada mengaku tak kaget Shalika Aurelia Viandrisa direkrut klub Italia Roma Calcio Femminile karena anak didiknya itu dinilainya memang layak bermain di klub Eropa.

“Saya sih enggak kaget karena Shalika konsisten mengejar mimpinya. Sekarang masih 19 tahun, mendapatkan kontrak resmi secara profesional, ya cukup bangga dan juga memang dia pekerja keras,” kata Rudy seperti dikutip laman KONI gerakita.com, Senin.

Rudy menilai Shalika sudah siap secara mental dan fisik untuk bermain di Eropa. Dia memuji potensi Shalika sebagai pemain bertahan yang mumpuni.

Meski memiliki kemampuan bertahan yang bagus, Rudy berharap bergabungnya Shalika ke klub Eropa juga bisa makin meningkatkan kemampuan anak didiknya itu dalam bermain menyerang.

"Secara garis besar, performa Shalika, badannya bagus, posturnya besar, tinggi untuk duel-duel atas oke, tetapi butuh proses untuk menjadi seorang pemain bola yang bisa diterima dalam arti di Eropa karena enggak hanya menghalau bola, main bola kan butuh menyerang,” jelas Rudy.

Baca juga: Gabung Roma CF, Shalika pesepak bola putri Indonesia pertama di Eropa

Sebelumnya, Roma CF resmi memperkenalkan Shalika Aurelia Viandrisa sebagai rekrutan baru klub Serie B Italia tersebut.

Dalam laman resminya, Roma CF terkesan kepada kemampuan Shalika sebagai pemain bertahan yang didukung dengan postur tubuh dan mental juara.

“Bermain sebagai bek tengah, dia (Shalika) merupakan salah satu atlet sepak bola keras kepala yang akan melakukan apa saja untuk menang,” tulis Roma CF.

“Seorang pemain yang fisiknya sangat bagus dan pemimpin yang baik,” tambah klub yang menjuarai Serie A 1969 dan Coppa Italia 1971 itu.

Roma CF semula merupakan salah satu tim putri terbaik Italia, namun sejak musim 2011/2012 kualitasnya menurun sehingga terdegradasi ke Serie B.

Roma CF saat ini menempati posisi ke-12 klasemen Serie B Italia musim 2021/2022.

Baca juga: Shalika terima kekalahan timnya melawan Babel di sepak bola putri PON

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel