Pelatih Yastremska kritik pernyataan Wozniacki

Melbourne (AFP) - Pelatih Dayana Yastremska, Sascha Bajin, mengecam pengritiknya pada Kamis, dengan mengatakan ia ingin "membungkam beberapa orang" setelah mantan petenis nomor satu dunia Caroline Wozniacki menuduh petenis Ukraina itu pura-pura cedera.

Petenis berusia 19 tahun itu satu game dari kekalahan melawan mantan petenis nomor satu dunia itu di Australia Terbuka pada Rabu ketika ia meminta waktu jeda medis, dan seorang pelatih datang ke lapangan untuk mengikat paha kirinya.

Dia berhasil menyelamatkan beberapa poin pertandingan ketika pertandingan dilanjutkan sebelum petenis Denmark itu meraih kemenangan 7-5, 7-5.

Ditanya tentang waktu jeda itu dalam konferensi pers pasca-pertandingannya, Wozniacki menjawab: "Jelas dia mencoba untuk mengganggu ritme saya. Dan pada 5-4 saya tidak berpikir ada yang salah. Dia bisa bermain dengan baik.

"Jadi itu tipuan yang dia pernah lakukan sebelumnya, dan saya tahu itu akan terjadi," tambahnya.

Bajin, yang pernah melatih pemenang Grand Slam dua kali Naomi Osaka, membalas tudingan itu.

"Hanya untuk membungkam beberapa orang dan mengakhiri obrolan yang tidak berguna ini," tulisnya di Twitter.

"Dayana benar-benar berjuang sejak berhari-hari dengan kakinya, tetapi karena kalian semua adalah dokter dan pelatih, kamu lebih tahu daripada dia sendiri atau seluruh tim kami yang bekerja dengannya. #FocusOnYourself"

Reaksi di media sosial sangat mendukung Wozniacki, dengan pengguna mencatat Yastremska, yang memenangkan dua gelar tunggal tahun lalu, telah menggunakan taktik waktu jeda sebelumnya pada saat-saat penting.

"Teman, saya penggemar berat ... tapi ayolah? Ayolah, kamu harus menghilangkan itu dari gaya permainannya," kata satu orang yang menjawab Bajin, dalam sentimen yang digemakan oleh orang lain.

Wozniacki, yang menyatakan akan pensiun usai turnamen Australia Terbuka, akan berhadapan dengan petenis Tunisia Ons Jabeur di babak ketiga, Jumat.