Pelayan Bongkar Diduga Perlakuan Diskriminatif di Restoran Mahal

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Seorang mengaku pelayan membeberkan diduga perlakuan diskriminatif yang dilakukan restoran mahal. Ia mengklaim bos di restoran yang berlokasi di Los Angeles, Amerika Serikat itu menyuruhnya mendudukkan "orang-orang jelek" di bagian belakang.

Akun TikTok @brookeschofield1, baru-baru ini, membagikan video dirinya yang tampak bingung saat menirukan remix lagu Louis Armstrong What a Wonderful World. Di sana, ia mengubah lirik "and I think to self, what a wonderful world” menjadi "and I think to self, what the f**k."

Dalam video dengan keterangan, "LA adalah tempat yang sangat menarik," tuduhan itu pun dilancarkan. Kolom komentar unggahan itu pun riuh dipenuhi warganet yang mengaku kaget. "Saya tidak cukup stabil secara emosional untuk menerima berita ini," tulis salah satunya.

Pengguna lain mengatakan "Oh- tidak heran saya selalu duduk di belakang," sementara ada juga yang membalas, "Tidak heran saya selalu duduk di depan lol." Beberapa pengguna pun berbagi pengalaman pribadi mereka dengan tren kontroversial ini.

Banyak pengguna mengatakan bahwa mereka telah merasakan duduk di berbagai spot di restoran. "Suatu waktu saya membawa keluarga saya ke restoran mahal dan mereka mendudukkan kami di 'ruang bawah tanah' lol," tulis seorang pengguna, yang lain menyambung, "Saya duduk di lantai atas ... di sudut."

Tidak sedikit warganet yang mendesak pemilik akun membeberkan nama dan lokasi persis restoran sebagai tanggapan atas tuduhan tersebut. Namun, belum ada keterangan lebih lanjut yang diberikan. Saat artikel ini ditulis, unggahan yang dimaksud telah ditonton lebih dari 1,3 juta kali dan mendapat 156,2 ribu likes.

Insiden Lain

Ilustrasi Restoran (Dok.Unsplash)
Ilustrasi Restoran (Dok.Unsplash)

Ini tentu bukan satu-satunya konten restoran yang menghebohkan warga dunia maya. Sebelumnya, cerita pengunjung restoran sushi di Hong Kong yang menerima tagihan jutaan rupiah sudah lebih dulu mencuri perhatian.

Awal bulan lalu, ia kedapatan mengunggah foto di grup penggemar sushi dan sashimi di Facebook, menunjukkan dirinya makan di Genki Sushi di East Point City, Tseung Kwan O, Hong Kong. Judul unggahannya, "Makan di Genki lagi hari ini," seperti dirangkum AsiaOne.

Gambar itu menunjukkan sepiring sushi, beberapa piring kosong di latar belakang, dan kode QR yang digunakan untuk memesan makanan di restoran. Kode-kode ini menyimpan informasi dan dapat dibaca kamera smartphone.

Tak lama setelah foto itu diunggah, warganet mulai menambahkan pesanan ke tabnya. Coconuts Hong Kong juga melaporkan bahwa masuknya pesanan yang cepat menyebabkan beberapa item terjual habis di sistem online restoran.

Pengguna Facebook lain, Hung Chan, mengunggah rekaman layar yang merinci semua item yang dipesan melalui kode QR. Unggahan itu juga menyertakan gambar tanda terima, serta total tagihan mencapai 10.128 dolar Hong Kong (Rp18,5 juta).

Untungnya, restoran itu tidak membebankan biaya pesanan "orang-orang iseng" pada pria malang itu. Meski unggahan asli telah dihapus dari grup Facebook, sepertinya sesama penggemar sushi di Hong Kong telah belajar dari pengalaman pria itu. Unggahan anggota grup selanjutnya tidak lagi mengekspos kode QR.

Taplak Meja Restoran Mewah

Sosialita pakai baju dari taplak meja di restoran mewah. (dok.Instagram @kathyhilton/https://www.instagram.com/p/CUI62qyP_Uh/Henry)
Sosialita pakai baju dari taplak meja di restoran mewah. (dok.Instagram @kathyhilton/https://www.instagram.com/p/CUI62qyP_Uh/Henry)

Masih tentang bersantap di restoran, aktris sekaligus sosialita, Kathy Hilton belum lama ini mengheboh publik ketika tertangkap kamera memakai baju dari taplak meja. Mengutip Page Six, ibu dari Paris Hilton ini terlihat memakai baju berbahan taplak meja warna putih-merah dari salah satu restoran termewah di Los Angeles.

Hal ini berawal dari acara lelang amal yang dihadiri Kathy sebelum mampir ke restoran Craig's. Kathy sempat memandu acara tersebut dan sangat kepanasan karena banyaknya tamu yang hadir.

"Itu sangat panas dan saya benar-benar berpartisipasi di atas panggung selama dua jam pelelangan. Saya terpanggang, terpanggang, dan terpanggang," ungkap wanita 62 tahun itu.

Kathy kepanasan karena setelan bajunya saat itu terbuat dari bahan wol. Pendingin udara di dalam ruangan juga sedang tidak berfungsi dengan baik. Ia kemudian mengganti bajunya dengan taplak meja restoran berkat ide salah satu temannya, Vera Serrano.

Tampilannya pun dikomentari pengguna Instagram, termasuk putrinya Paris Hilton. "That's hot," tulisnya singkat.

Kalau enggak sempet masak sendiri, yuk PO saja di ManisdanSedap, banyak masakan rasa rumahan yang pas buat lauk makan siangmu. Berasa dimasakin ibu.

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!

Infografis Diplomasi Lewat Jalur Kuliner

Diplomasi Lewat Jalur Kuliner (Liputan6.com/Abdillah)
Diplomasi Lewat Jalur Kuliner (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel