PELD, Teknik Minimally Invasive untuk Sembuhkan Nyeri Pinggang Karena Saraf Terjepit

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Masalah nyeri pinggang bagian bawah yang kerap muncul tidak boleh dianggap remeh. Selain mengganggu aktivitas kerja, munculnya rasa nyeri merupakan tanda ada bagian tubuh kamu yang bermasalah dan membutuhkan pengobatan.

Dokter Spesialis Bedah Saraf Rumah Sakit EMC Sentul, dr. Syafrizal Abubakar, Sp.BS (K)FINPS mengatakan bahwa nyeri pada pinggang bawah adalah penyebab tersering dari gangguan tulang belakang.

"Herniasi diskus lumbal atau sering disebut dengan penyempitan saraf lumbal dikarenakan keluarnya diskus sehingga menekan saraf merupakan penyebab utama dari nyeri pinggang bawah," kata dr. Syafrizal.

Credit: Shutterstock
Credit: Shutterstock

Adapun gejala yang menunjukkan Anda mengalami nyeri pinggang bawah karena Herniasi diskus lumbal berupa rasa nyeri yang hebat, kesemutan, pegal disertai ngilu yang menjalar dari pinggang sampai ke kaki. Bila gejala-gejala tersebut muncul, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan diagnosis yang tepat dan sebelum tingkat sakit semakin tinggi.

Setelah diagnosis nyeri punggung bawah dan penyebabnya diketahui, dokter baru dapat memberikan pengobatan yang sesuai. Pada kasus berat, seperti kelainan struktur tulang belakang atau saraf terjepit yang tidak membaik dengan pengobatan, dapat dilakukan pembedahan untuk memperbaiki kelainan pada saraf dan tulang belakang.

Evolusi Tindakan Operasi pada Herniasi Diskus Lumbal

Credit: RS EMC Sentul.
Credit: RS EMC Sentul.

dr. Syafrizal mengatakan tindakan operasi pada Herniasi Diskus Lumbal telah mengalami evolusi dari pembedahan teknik Laminectomy, Microdiscectomy ke Percutaneous Endoscopic Lumbar Discectomy (PELD).

"Dari pembedahan yang konvensional dengan sayatan yang panjang, ke pembedahan menggunakan microscope dan sekarang beralih menggunakan perangkat Endoscopy dengan sayatan yang sangat minimal," ujarnya.

Credit: RS EMC Sentul.
Credit: RS EMC Sentul.

Lebih lanjut, dr. Syafrizal menerangkan PELD merupakan suatu teknik operasi Minimally Invasive melalui Transforaminal Posterolateral Approach, dimana semua jenis instrumentasi pembedahan masuk dalam sebuah Working Channel dan dapat dilihat langsung dengan visualisasi yang jelas melalui perangkat Endoscopy.

Kambin Triangle, area aman untuk dilakukan pengangkatan diskus yang menyebabkan terjepitnya saraf
Kambin Triangle, area aman untuk dilakukan pengangkatan diskus yang menyebabkan terjepitnya saraf

Kelebihan Operasi dengan Teknik PELD

Beberapa kelebihan operasi dengan teknik PELD adalah :

  • Sayatan sangat minimal dengan nilai estetika yang baik

  • Tidak memerlukan pembiusan total atau general anestesi

  • Dapat berkomunikasi dengan pasien untuk mengidentifikasi insersi needle sehingga tidak mencederai saraf

  • Waktu operasi yang relatif singkat dan pemulihan luka operasi yang lebih cepat

  • Kerusakan yang minimal pada jaringan otot dan struktur ligamen sehingga dapat lebih cepat beraktifitas kembali dan merendahkan angka morbiditas akibat operasi

  • Angka komplikasi yang cukup rendah

  • Tidak kehilangan banyak darah

  • Dapat dikombinasi dengan teknik Pain management sehingga pasca operasi bebas nyeri

  • Hanya memerlukan waktu 1 hari perawatan di Rumah sakit

Dari berbagai kelebihan teknik PELD tersebut, dr. Syafrizal dapat disimpulkan bahwa PELD lebih efisien daripada teknik operasi lainnya dan memberikan hasil yang lebih memuaskan.

Pengobatan nyeri pinggang karena saraf terjepit dengan metode PELD di RS. EMC Tangerang dapat ditangani oleh Dokter Spesialis Bedah Saraf Rumah Sakit EMC Sentul, dr. Syafrizal Abubakar, Sp.BS (K)FINPS yang kompeten dan berpengalaman, serta didukung oleh penunjang medis yang handal.

Untuk konsultasi, Anda dapat mengunjungi dr. Syafrizal Abubakar, Sp.BS (K)FINPS yang praktik di RS EMC Sentul setiap Senin pukul 10.00 - 13.00 WIB dan Rabu pukul 12:00 - 15:00 WIB. Untuk reservasi dan membuat janji konsul, terlebih dahulu hubungi RS EMC Sentul di 021-2967 3000.

(*)