Pelindo III ajak Korea bangun gudang pendingin di Teluk Lamong

Kelik Dewanto

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) mengajak perusahaan SK Engineering and Construction dari Korea Selatan membangun fasilitas gudang pendingin dengan teknologi pemanfaatan gas alam cair (LNG) di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jatim, untuk mendukung kelancaran logistik di wilayah setempat.

Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III Toto Nugroho dalam rilis di Surabaya, Jatim, Minggu mengatakan kerja sama ini merupakan kesempatan yang baik di tengah pandemi COVID-19, karena dapat meningkatkan nilai masing-masing perusahaan dan mempererat hubungan antardua negara.

"Kami ucapkan terima kasih kepada SK Engineering and Construction yang tertarik dan bersedia melakukan penjajakan lebih dalam, dan semoga dengan kerja sama ini nantinya dapat menambah nilai ekonomi untuk perusahaan dan untuk kedua negara," katanya.

Baca juga: Pelindo III siapkan 50 ribu rapid test COVID-19 di Jatim

Toto mengaku gudang pendingin ini akan menjadi daya tarik bagi para pengguna jasa pelabuhan di Jawa Timur dan Indonesia, sebab fasilitas ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan logistik bahan pangan seperti daging, ikan, sayur dan buah yang memerlukan mesin pendingin agar lebih awet dan tidak mudah busuk sehingga dapat menekan biaya.

"Kerja sama ini merupakan kesiapan Pelindo III yang mulai memasuki tahapan normal baru, sehingga Pelindo III bergerak cepat dan produktif dengan menarik investor dari luar negeri," katanya.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Farah Ratnadewi Indriani mengapresiasi Pelindo III dan SK Engineering and Construction karena tetap optimistis melakukan kerja sama di tengah pandemi COVID-19.

"Saya sangat menghargai jalinan kerja sama antara Pelindo III dengan SK Engineering and Construction karena walaupun di tengah pandemi COVID-19 semua masih menunjukkan langkah positif untuk berinvestasi di Indonesia. Ini sangat penting, tidak hanya untuk BKPM, tetapi juga untuk Indonesia sebagai negara, ini juga menunjukkan hubungan yang baik antara Korea dan Indonesia dan berharap dapat melihat semakin banyak kerja sama di masa depan," katanya.

Anggota Komite BKPM Yukki Nugrahawan Hanafi juga mengapresiasi langkah Pelindo III dan SK Engineering and Construction karena komitmen dari semua pihak sangat diperlukan.

"Saya ucapkan selamat untuk Pelindo III dan SK Engineering and Construction yang pada hari ini melakukan penandatanganan meskipun di tengah pandemi ini, semoga ke depan dapat dilanjutkan ke MOU dan segera terealisasi kerja sama yang baik antarkedua perusahaan dan kedua negara,” katanya.

Sementara itu, kegiatan penandatanganan dilakukan secara daring dari tiga lokasi yang berbeda yaitu BKPM dari Jakarta, Pelindo III dari Surabaya, dan SK Engineering and Construction dari Korea.

Baca juga: Pelindo III catat pertumbuhan arus kapal dan peti kemas hingga April
Baca juga: Proyek LNG Teluk Lamong akan diuji coba Mei 2020