Pelindo I lakukan pemeriksaan ketat terhadap 670 penumpang Kapal Kelud

D.Dj. Kliwantoro
·Bacaan 1 menit

Manajemen PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) melakukan pemeriksaan ketat terhadap 670 penumpang Kapal Kelud yang turun di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan, Senin, untuk menghindari penyebaran COVID-19.

"Terhadap penumpang yang berasal dari Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Batam itu diberlakukan prosedur protokol kesehatan," kata VP Public Relations PT Pelindo I Fiona Sari Utami di Medan.

Pemeriksaan sejak kapal akan bersandar di Pelabuhan Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan, kata dia, bekerja sama dengan instansi terkait lainnya, seperti dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Baca juga: Pelindo 1: Arus barang di Pelabuhan Kuala Tanjung naik dua kali lipat

Dijelaskan pula bahwa pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh awak kapal dan kapal dapat dilayani setelah berstatus bebas karantina.

Sejak pandemi COVID-19, kedatangan Kapal Kelud ke Belawan tercatat dua kali.

"Pemeriksaan yang ketat juga akan dilakukan terhadap 291 penumpang Kapal Kelud yang akan berangkat dari Belawan ke Pelabuhan Batam dan Tanjung Priok pada hari Selasa (14/7)," katanya.

Ia menegaskan bahwa Pelindo I selaku operator pelabuhan yang juga mengelola terminal penumpang telah menyiapkan skema pelayanan penumpang di seluruh terminal di wilayah kerjanya, termasuk Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan.

"Skema itu untuk memastikan seluruh kegiatan di terminal penumpang selama masa adaptasi kebiasaan baru sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19," kata Fiona Sari Utami.

Baca juga: Pelindo Lombok terapkan protokol COVID-19 bagi wisatawan kapal pesiar

Penumpang wajib menggunakan masker dan petugas melakukan deteksi suhu tubuh penumpang menggunakan thermal scanner dan thermal gun serta menerapkan physical distancing.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga menyiapkan petugas operasional yang siaga melakukan pengawasan.

Pelindo I juga sudah melengkapi fasilitas kesehatan, seperti hand sanitizer, fasilitas cuci tangan, dan penyemprotan terhadap barang-barang bawaan penumpang dengan disinfektan.