Pelindo Terminal Petikemas salurkan 127 hewan kurban

PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menyalurkan sebanyak 127 hewan kurban, yang terdiri dari 87 ekor sapi dan 40 ekor kambing yang disalurkan melalui 27 terminal yang tersebar di seluruh area kerja perseroan.

Corporate Secretary SPTP, Widyaswendra di Surabaya, Sabtu, mengatakan penyaluran ratusan hewan kurban kepada masyarakat itu untuk merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 H/2022 serta BUMN hadir untuk negeri.

"Penyaluran hewan kurban ini bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan," kata Widyaswendra, dalam siaran persnya.

Ia mengatakan hewan kurban disalurkan dalam kondisi hidup melalui sejumlah masjid dan lembaga sosial keagamaan di sekitar area kerja perusahaan.

Baca juga: Sandiaga Uno gandeng OK OCE salurkan hewan kurban di Jaksel

Baca juga: Muhammadiyah: Pemotongan hewan kurban bisa dilakukan di hari tasyrik

Selanjutnya, pemotongan dan distribusi daging hewan kurban diserahkan secara penuh kepada pihak masjid dan lembaga sosial keagamaan terkait.

"Penyaluran hewan kurban ini sekaligus untuk meningkatkan hubungan harmonis perusahaan dengan masyarakat yang selama ini sudah terjalin dengan baik," kata Widyaswendra.

Lebih lanjut dijelaskan, hewan kurban yang diserahkan kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan terbebas dari penyakit, karena diperoleh dari peternak yang telah melalui pengawasan dari lembaga berwenang, untuk memastikan hewan terbebas dari penyakit kuku dan mulut (PMK).

"Hewan kami pastikan dalam keadaan sehat, ini menjadi komitmen kami memberikan yang terbaik untuk masyarakat," katanya.

Perwakilan penerima hewan kurban dari Masjid Baitul Hakam Surabaya, Sudarman mengatakan pemotongan hewan kurban akan dilakukan selepas Shalat Idul Adha sesuai hari yang ditetapkan pemerintah.

Selanjutnya, pihaknya telah memiliki data sejumlah pihak yang akan menerima distribusi daging hewan kurban.

Menurutnya, penyaluran akan dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Dalam penyaluran daging hewan kurban karena saat ini masih dalam situasi pandemi, maka kami mengedepankan protokol kesehatan, salah satunya dengan cara menyalurkan melalui perangkat RT di masing-masing lokasi," katanya.*

Baca juga: Muhammadiyah Bogor potong hewan kurban di lokasi bencana

Baca juga: Pemprov Jatim imbau penyembelihan hewan kurban secara sehat dan aman

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel