Pelosi sindir Trump "bau di sepatunya'

WASHINGTON (Reuters) - Nancy Pelosi, politisi Demokrat terpilih paling tinggi jabatannya, pada Rabu menyamakan Presiden Donald Trump dengan seorang anak yang memiliki "bau di sepatunya," ketika pertengkaran antara kedua pemimpin itu memuncak.

Ketua DPR AS dan presiden dari Partai Republik itu tidak berbicara secara langsung selama tujuh bulan tetapi telah bertukar cercaan pekan ini setelah Kongres dan Gedung Putih bekerja sama dalam menanggapi pandemi virus corona yang telah menewaskan lebih dari 91.000 orang di Amerika Serikat.

"Ini seperti seorang anak yang datang dengan celananya berlumpur," kata Pelosi dalam konferensi pers ketika ditanya tentang komentar provokatif yang dibuat Trump terhadap pembawa acara televisi MSNBC, Joe Scarborough, termasuk sebutan kepada dia sebagai "psikopat".

"Dia datang dengan bau di sepatunya dan semua orang yang bekerja dengannya merasakan doggy doo (bau) itu, untuk waktu yang sangat lama," kata Pelosi, merujuk kotoran anjing.

Trump, yang terkenal karena pemanggilan namanya dan penghinaannya, mengatakan kepada wartawan awal pekan ini saat berkunjung ke Capitol Hill: "Pelosi itu perempuan sakit. Dia punya banyak masalah. Banyak masalah mental."

Presiden menanggapi komentar Pelosi pada Senin bahwa dia seharusnya tidak menggunakan obat malaria hydroxychloroquine sebagai obat pencegahan terhadap virus corona karena usianya dan berada dalam kelompok berat yang katanya "sangat tidak sehat."

Pelosi, yang berada di urutan kedua dalam jabatan kepresidenan, belum berbicara langsung ke Trump sejak 16 Oktober, ketika dia menghadiri pertemuan mengenai Suriah di Gedung Putih.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan para pejabat pemerintah Trump lainnya memimpin negosiasi dengan Pelosi dan Demokrat di Kongres lainnya yang menghasilkan 3 triliun dolar bantuan virus corona selama dua bulan terakhir.

(Laporan Richard Cowan; Disunting Scott Malone dan Peter Cooney)