Pelosi: Tidak ada lagi 'bailout' tanpa bantuan bagi pemda

Washington (AP) - Ketua DPR Nancy Pelosi pada Jumat (24/4) bersikeras agar paket ekonomi Kongres berikutnya menyediakan dana miliaran bagi pemerintah negara-negara bagian dan daerah yang terguncang secara finansial. Pernyataannya itu menjadi pertanda pertarungan tajam partisan ke depan menyangkut tanggapan berkelanjutan dari para anggota parlemen menyangkut upaya memerangi pandemi virus corona.

"Tidak akan ada undang-undang tanpa bantuan bagi negara bagian dan daerah," kata Pelosi, asal Demokrat-California, kepada wartawan di Capitol. Ia menyiratkan bahwa Demokrat memiliki pengaruh untuk mengatasi masalah, yang tidak menunjukkan tanda-tanda segera berakhir. Ia juga mengatakan, "Akan ada tagihan, dan itu akan mahal."

Tanpa menyebutkan angka, Pelosi mengatakan jumlah dana itu akan berkisar pada apa yang sudah disediakan Kongres bagi kalangan usaha kecil dalam undang-undang sebelumnya, yang telah melampaui 500 miliar dolar AS.

Pernyataan Pelosi menempatkannya dalam konflik langsung dengan Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell, toko Partai Republik dari Negara Bagian Kentucky. Ia telah menyatakan tidak setuju untuk menyediakan lebih banyak bantuan bagi daerah, setidaknya untuk saat ini.

Tetapi Presiden Donald Trump telah menjadi penentu, membuat komentar yang goyah antara mendukung dan bersikap skeptis. Selain itu, beberapa senator dan gubernur GOP (julukan bagi Partai Republik) telah menyerukan lebih banyak bantuan bagi pemerintah negara bagian dan daerah.

Perbedaan itu menunjukkan pertarungan musim pemilihan saat kompromi pada akhirnya mungkin diperlukan.

Pernyataan Pelosi muncul pada hari yang sama jumlah kematian akibat virus corona di AS melampaui angka 50.000 dan satu dari enam pekerja Amerika telah mengajukan tunjangan pengangguran hanya dalam lima minggu. Anggaran negara di berbagai wilayah terpukul. Perekonomian yang tidak aktif juga memotong pendapatan pajak penjualan mereka sementara kasus parah orang-orang kehilangan pekerjaan membuat biaya tunjangan pengangguran meningkat.

Tapi pertempuran Washington menyangkut upaya membantu mereka telah ditanggapi dengan pandangan secara partisan. Beberapa negara bagian yang paling terpukul --dan gubernur paling vokal- termasuk New York, California, dan Illinois.

Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer, Demokrat-New York, dan para anggota lain kongres asal Demokrat juga menuntut agar bantuan bagi pemerintah negara bagian dan daerah diperbanyak.

Pelosi telah mulai membingkai pertempuran dalam hal politik. Ia mengatakan Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat akan memasukkan masalah dana dalam undang-undang yang mereka sebut "Undang-Undang Pahlawan". Undang-undang itu akan mencakup dana untuk membayar gaji polisi, petugas pemadam kebakaran, pekerja transportasi umum, pekerja kesehatan di rumah sakit umum dan kalangan lainnya yang memerangi virus itu.

Dengan selendang berwarna salmon diturunkan dari wajahnya, Pelosi mengatakan kepada wartawan dalam konferensi pers bahwa akan "salah secara moral" kalau para pekerja itu tidak dibantu.

"Kita tidak bisa mengalahkan pandemi ini jika Mitch McConnell membiarkan para pahlawan kesehatan kita dipecat, dan itulah yang sedang terjadi," katanya.

Pernyataan itu merupakan salah satu yang ia keluarkan dalam mengkritik sambil menyebut nama McConnell, tindakan yang sering dihindari para pemimpin kongres terhadap satu sama lain. "Berbicara tentang Mitch, apa yang menimpanya?" kata Pelosi sambil mengutip dukungan McConnell untuk membiarkan negara-negara bagian menyatakan bangkrut.

RUU stimulus sekitar2 triliun dolar itu diberlakukan bulan lalu, termasuk 150 miliar dolar bagi pemerintah negara bagian dan daerah.

McConnell telah menyatakan sangat menentang pemberian dana lebih banyak bagi para pemerintah negara bagian.

"Kami tidak akan membiarkan mereka mengambil keuntungan dari pandemi ini untuk memecahkan masalah yang mereka ciptakan sendiri," kata McConnell.

McConnell juga menyarankan agar negara-negara bagian diizinkan menyatakan kebangkrutan, yang saat ini tidak diperbolehkan. Sarannya telah menuai kritik dari anggota kedua belah pihak karena langkah itu akan membahayakan layanan bagi masyarakat di negara bagian dan menyebabkan biaya pinjaman masa depan mereka melambung.

Pensiunan anggota DPR asal Partai Republik-New York, Peter King, minggu ini mencuit bahwa saran McConnell tersebut "membuat McConnell menjadi Marie Antoinette dari Senat."

Namun saat pemerintah dan para pelobi kongres mencapai kompromi pada Selasa mengenai undang-undang penyelamatan terbaru, Trump mengatakan di Twitter soal memulai pembicaraan bantuan pada putaran berikutnya. Hal pertama yang dia daftarkan adalah "bantuan fiskal bagi Pemerintah Negara Bagian/Daerah atas pendapatan yang hilang dari COVID 19."

Pada Kamis, ia mengeluarkan pesan lebih beragam.

Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa "kami akan selalu membantu negara bagian," tetapi menambahkan, "Negara-negara bagian yang tampaknya memiliki masalah adalah dari kalangan Demokrat." "Dia menambahkan bahwa New York dan New Jersey "mengalami banyak masalah jauh sebelum wabah muncul."