Peluang Derby Kameko mungkin paksa Murphy bermimpi 'besar'

London (AFP) - Joki juara Inggris Oisin Murphy mengatakan dia takut "bermimpi terlalu besar" tetapi dia akan dimaafkan jika lamunannya memasukkan dia dan Kameko menambahkan Derby kepada Guineas 2000 Inggris.

Keberhasilan pacuan British Classic pertama dari joki Irlandia berusia 24 tahun Sabtu itu tidak mungkin lebih berkesan dari pada Kameko mencatat sejarah dengan membukukan waktu tercepat dalam lomba yang pertama kali diadakan pada 1809 tersebut.

Akibatnya, pasar taruhan memasang Kameko 3/1 sebagai favorit dalam Derby.

Betapa mendebarkan bagi Murphy bisa mematahkan British Classics pertamanya yang dia sebut ada dua balapan yang sangat ingin dimenangkan dia dibandingkan pacuan lainnya.

Salah satunya adalah Derby, yang ironisnya seharusnya digelar Sabtu pekan ini, tetapi gara-gara pandemi virus corona terpaksa tutup untuk digeser ke 4 Juli di Epsom.

"Saya takut bermimpi terlalu besar karena seringkali tidak terwujud," kata dia dalam konferensi pers pasca-balapan.

"Kemenangan ini berada di puncak sejauh saya baru 24 tahun.

"Namun, jelas Arc (Prix de L'Arc de Triomphe) dan Derby adalah dua pacuan favorit saya dan itu tak berubah."

Murphy, yang dipandang sebagai yang paling mungkin menjadi penerus superstar dan sahabat baiknya Frankie Dettori, baik sebagai talenta dan penghibur yang menyenangkan, mengatakan dia akan senang mencoba Derby, tetapi keputusan itu bukan menjadi kekuasaannya.

"Saya tidak bisa memberitahumu apakah dia runer yang dimaksud atau tidak," kata Murphy.

"Namun, Sheikh (Fahad Al-Thani) adalah pemilik olahraga dan Andrew (Balding, pelatih) akan senang meniru ayahnya (Ian)."

Balding sudah lebih baik dari ayahnya dalam memenangkan Guineas - kuda legendaris Ian, Mill Reef, kalah melawan legenda lain dari Brigadier Gerard pada 1971.

Bayangan menambahkan Derby - pacuan yang pernah dimenangkan ayahnya dan Mill Reef setelah gagal di Guineas - bisa sangat memuaskan dahaga pelatih berusia 47 tahun itu.

Meskipun ragu-ragu, Kameko mungkin tidak memiliki stamina untuk menyelesaikan jarak ekstra sejauh 800 meter dari Derby.

"Pikiran saya saat ini adalah Royal Ascot bakal datang terlalu cepat (16-20 Juni)," kata dia.

"Bagi saya itu terlihat pilihan yang jelas, akan ada keraguan soal stamina, tetapi hanya ada satu cara untuk mengetahuinya.

"Kita harus membiarkan David (Redvers, manajer balap), Sheikh Fahad, dan Oisin, menyampaikan pendapatnya."

"Dia (Kameko) pasti akan menyelesaikan satu setengah mil, tetapi ada balapan tertentu lebih dari satu setengah mil pada Juli (Derby) yang akan sangat menarik.

"Dia pastinya sudah berada pada sekitar tiga tahun terbaiknya."

Program masa depan Kameko terletak di tangan-tangan andal seperti Balding dan Murphy.

Pelatih asal Inggris itu memberi Murphy tunggangan pertamanya di Inggris pada 2013 dan meskipun Balding mengaku bingung dengan taktik sang joki pada paruh kedua Guineas, rasa hormatnya kepada dia adalah sudah pasti.

"Oisin melakukan tugas yang luar biasa untuk olahraga ini," kata Balding.

Perasaan sama dirasakan Murphy.

"Saya senang (juara), dalam warna-warna itu demi Andrew Balding," kata dia.

"Saya ingin menggendong dia (Balding) dan mengayunkan dia sampai dia pusing."

Hanya aturan jaga jarak sosial yang mencegah dia melakukan hal itu, tetapi jika mereka menambahkan Derby pada 4 Juli, mungkin tak ada yang bisa mencegah dia, aturan atau tidak ada aturan.

pi/dj