Peluang Keuntungan Investasi Emas saat Pandemi

Dian Lestari Ningsih, sahrulandreantoumm-259
·Bacaan 2 menit

<p>VIVA – Tidak terasa kita sudah memasuki tahun 2021, namun beberapa negara masih dibayang-bayangi oleh pandemi Covid-19 yang semakin hari kian bertambah, termasuk Indonesia juga berada di situasi dan kondisi yang sama.

Covid-19 tergolong virus yang mudah menyebar dan sudah dijelaskan oleh pihak pemerintah penyebarannya melalui sentuhan bahkan berevolusi di udara. Maka dari itu banyak pekerja-pekerja yang kehilangan pekerjaannya karena dampak dari Covid-19 ini.

Menurut survey yang saya lakukan dan amati pandemic ini sangat berpengaruh terhadap faktor ekonomi semua masyarakat. Fenomena yang sekarang terjadi masyarakat melihat peluang dalam berinvestas mulai dari saham sampai investasi emas.

Emas merupakan salah satu aset berharga yang memiliki nilai yang dapat dikatakan stabil, maka dari itu banyak masyarakat yang memulai investasi menggunakan emas karena dianggap nilai harga dari emas paling aman untuk mereka dalam melakukan investasi.

Mulai dari perhiasan sampai emas batang yang memiliki kadar 99,9% menjadi pilihan masyarakat. Banyak perusahaan yang memproduksi emas di Indonesia salah satunya adalah PT. Aneka Tambang, Tbk atau yang sering kita dengar dengan produksi unggulannya adalah emas ANTAM.

PT. Aneka Tambang,Tbk merupakan perusahaan pertambangan yang terdiversifikasi dan terintegrasi secara vertikal yang berorientasi ekspor. Melalui wilayah operasi yang tersebar di seluruh Indonesia yang kaya akan bahan mineral, kegiatan ANTAM mencakup eksplorasi, penambangan, pengolahan serta pemasaran dari komoditas bijih nikel, feronikel, emas, perak, bauksit, dan batubara, yang berdiri pada 5 Juli 1968 berdasarkan aturan pemerintah No.22 tahun 1968 tentang pendirian Perusahaan Negara Aneka Tambang.

Karena banyak masyarakat yang berinvestasi emas, maka sangat berdampak tentunya di dalam Laporan Keuangan PT Aneka Tambang,Tbk yang mana penjualan di tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 3?n penjualan mencapai Rp 32,72 Triliun pada periode tahun lalu.

Kenaikan pendapatan tersebut mengakibatkan laba usaha naik 11% menjadi Rp 4,45 Triliun dan Marjin laba yaitu 18,44%. Sedangkan Marjin laba bersih di kisaran 6,47?ngan gross profit dari Rp 4.447,16 menjadi 4.661,97. Beban pokok penjualan mengalami kenaikan Rp 28.271,39 di periode ini. Beban penjualan dan distribusi tercatat naik sebesar 9% menjadi Rp 1,44 Triliun.

PT Aneka Tambang,Tbk menunjukan bahwa mereka mampu bertahan dan beradaptasi dengan cepat di waktu terjadinya pandemi Covid-19 seperti yang terjadi saat ini. Step by step yang diambil untuk meningkatkan penjualan produknya yaitu emas sangat bagus dan efesien.