Peluang Terbuka, Quartararo Akan Berjuang Keras di Valencia II

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Pria asal Prancis itu berharap cuaca pada akhir pekan ini mendukung untuk membantunya tetap berada dalam pertarungan perebutan titel juara dunia. Pasalnya, ia memiliki kecepatan yang baik saat berada di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.

Quartararo mengakhiri lomba di urutan ke-14 dalam Valencia I karena mengalami insiden pada lap pertama. Itu disebabkan oleh dirinya yang terkejut dengan terjatuhnya Aleix Espargaro.

Padahal, ia memiliki kecepatan dan ritme balap yang baik sebelum terjadi kecelakaan. Rider 21 tahun itu menegaskan bahwa hal tersebut membuatnya sangat kecewa.

Menghadapi balapan baru, Quartararo mencoba melupakan momen buruk, Minggu (8/11/2020). Ia berusaha bangkit dan berambisi mendapatkan hasil yang lebih baik pada akhir pekan ini.

“Kami memiliki beberapa kesulitan dalam balapan di akhir pekan lalu, dan kami akan memperbaiki beberapa hal untuk balapan berikutnya,” kata Quartararo kepada Yamaha-racing.com. “Saya pikir kami bisa meningkatkan perasaan dan kecepatan.

“Kami masih berada dalam pertarungan perebutan gelar juara dunia, tapi sekarang saya hanya fokus untuk menikmati balapan. Kemudian kami akan melihat apa yang bisa kami perjuangkan.”

Baca Juga:

Masalah teknis hancurkan balapan Quartararo Quartararo Sadar Harus Super Agresif demi Gelar

Sebelum MotoGP Eropa, Quartararo percaya diri bisa tampil baik karena pada edisi 2019, di Valencia, ia meraih pole position dan finis di podium kedua.

Sayangnya, perlombaan akhir pekan lalu berjalan dalam kondisi yang tak menentu. Pada sesi latihan bebas dan kualifikasi digelar dalam kondisi trek basah, sedangkan balapan dimainkan kondisi kering.

Permukaan trek yang tak berada dalam suhu terbaik dan minimnya data untuk penggunaan ban slick, membuat setiap pembalap bertaruh atas pilihan mereka.

“Kami berada di posisi kedua dalam klasemen dan masih memiliki peluang bagus untuk menyelesaikan musim di tempat terbaik,” kata Quartararo. “Saya berharap trek tetap kering sepanjang akhir pekan ini, atau setidaknya cuaca lebih konsisten.

“Tentu saja saya tidak ingin menyerah hingga bendera finis dikibarkan di Portimao.”

Peluang Fabio Quartararo untuk mendapatkan gelar juara dunia memang menipis. Tapi ia masih bisa mendapatkan titel Pembalap Independen keduanya pada akhir pekan ini.

Finis di podium dalam dua balapan terakhir sudah cukup membuktikan bahwa dirinya pantas mengambil alih kursi Valentino Rossi di tim pabrikan Yamaha pada tahun depan.