Peluang Terbesar Indonesia di Ganda Campuran dan Ganda Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Sub Bidang Pelatnas PP PBSI, Christian Hadinata, menilai Indonesia memiliki kans kecil pada sektor tunggal putra dan putri.

Menurut Christian Hadinata, harapan terbesar Indonesia untuk meraih gelar juara ada di sektor ganda campuran dan ganda putra.

Djarum Indonesia Open 2013 diprediksi berjalan ketat karena banyak pebulutangkis-pebulutangkis papan atas yang ambil bagian. China masih mendominasi, khususnya pada sektor putri. Sedangkan sektor tunggal putra, Simon Santoso kemungkinan akan sulit mempertahankan gelar. Pasalnya, tahun ini pemain-pemain seperti Lin Dan dan Lee Chong Wei turut serta.

“Kalau di sektor tunggal putri atau ganda putri, sudah ketahuan dominasi China. Selain itu ada Korea Selatan dan Denmark. Sudah pasti sulit. Di putra berat karena tahun ini ada Lin Dan dan Lee Chong Wei,” ujar Christian kepada Tribunnews.com di Jakarta, Selasa (4/6/2013).

Mantan pelatih kepala tim Indonesia itu mengatakan peluang terbesar Indonesia untuk meraih gelar ada di sektor ganda campuran dan ganda putra. Christian optimistis pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bisa menebus kegagalan di dua final Djarum Indonesia Open terakhir. Sedangkan di sektor ganda putra Christian menilai pasangan Mohammad Aksan/Hendra Setiawan memiliki peluang lebih besar dibandingkan pasangan Indonesia lainnya.

“Namun Korea Selatan, China, Denmark, Malaysia, dan China Taipei juga punya ganda yang kuat,” kata Christian.

Baca Juga:

  • Melawan Chen Long, Tommy Sugiarto Diminta Tak Kalah Sebelum Bertanding
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.