Pemain Arema Ketar-ketir Tunggu 3 Laga Awal BRI Liga 1

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - BRI Liga 1 2021/2022 1 akan bergulir Jumat (27/8/2021). Kompetisi sepakbola kasta tertinggi Indonesia ini akan menggelar tiga laga lebih dulu.

Setelah itu bakal ada evaluasi apakah BRI Liga 1 tersebut menimbulkan cluster baru Covid-19 atau tidak. Jika aman, tentu kompetisi akan dilanjutkan.

Pemain Arema FC menanti dengan kecemasan. Singo Edan tidak masuk dalam tiga laga pertama yang digelar akhir pekan ini. Tiga laga tersebut adalah Bali United vs Persik Kediri, Persipura Jayapura vs Persita Tangerang dan Bhayangkara FC vs Persiraja Banda Aceh.

“Saya agak was-was menunggu,” kata bek kanan Arema, Rizky Dwi Febrianto, Kamis (26/8/2021).

Namun pemain asal Jember ini tetap optimistis BRI Liga 1 akan berlanjut. Artinya, setelah tiga laga, pertandingan lainnya akan tetap digelar.

“Saya optimis BRI Liga 1 tahun ini tetap lanjut, karena semua izin sudah turun. Mungkin hanya permulaan dibuat tiga pertandingan sebagai pembuka,” sambung mantan pemain Kalteng Putra ini.

Punya Firasat yang Sama

Arema FC - Ilustrasi Logo (Bola.com/Adreanus Titus)
Arema FC - Ilustrasi Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Gelandang jangkar Arema, Jayus Hariono, juga punya firasat yang sama. Dia yakin bergulirnya BRI Liga 1 punya dampak positif.

Menurutnya, kompetisi tersebut bisa jadi hiburan rakyat Indonesia. “Saya yakin kalau niatnya baik, pasti hasilnya baik. Sepak bola ini untuk kebaikan,” kata Jayus.

Sebelumnya, beredar draft jadwal BRI Liga 1. Di dalamnya, Arema bertanding lawan PSM Makassar pada 29 Agustus di Stadion Pakansari, Bogor. Namun pertandingan itu harus ditunda karena menunggu hasil evaluasi tiga laga awal.

Arema akhirnya memilih melanjutkan persiapan di Malang. Padahal sebelumnya mereka sudah menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta pada 12-22 Agustus lalu.

Uji Coba Tak Memuaskan

Eduardo Almeida, pelatih arema memberikan rompi kepada pemainnya saat latihan small game di lapangan ketawang, Kabupaten Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Eduardo Almeida, pelatih arema memberikan rompi kepada pemainnya saat latihan small game di lapangan ketawang, Kabupaten Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sebelumnya, Arema FC mendulang hasil kurang memuaskan dalam dua kali uji coba pada masa pemusatan latihan jelang BRI Liga 1 2021/2022 yang mereka lakukan di Yogyakarta antara 12 hingga 22 Agustus lalu. Singo Edan kalah dari PSIM Yogyakarta dan ditahan imbang Persis Solo. Padahal kedua tim merupakan kontestan Liga 2.

Kendati kurang memuaskan, skuad Arema FC tetap mendapatkan apresiasi. Presiden klub, Gilang Widya Pramana, memberikan apresiasi kepada Ahmad Alfarizi dkk. ketika Singo Edan beruji coba melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (21/8/2021).

Ketika itu Arema FC ditahan imbang tanpa gol. Setelah pertandingan, tepatnya di ruang ganti pemain, Gilang datang dan memberikan bonus sebesar Rp150 juta. Nominal yang tentu cukup besar untuk hasil imbang dalam sebuah laga uji coba.

"Hasil apa pun kami terima, yang penting sudah berjuang mati-matian di lapangan. Meski tidak menang, saya kasih bonus 150 juta rupiah," ujar Gilang seperti yang diunggahnya dalam sebuah video di akun Instagram.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel