Pemain Bali United Eber Bessa Bandingkan Liga 1 dengan Liga Portugal dan Brasil

Bola.com, Bali - Pemain Bali United, Eber Bessa jadi salah satu nama penggawa asing yang bermain di Liga 1 setelah sebelumnya mencicipi persaingan kompetisi Eropa.

Bukan cuma Eropa, Eber Bessa juga malang melintang di kompetisi negaranya, Brasil. Tercatat total 10 klub di Liga Portugal dan Brasil pernah ia bela.

Jadi Eber Bessa jadi sosok cocok jika ditanya perbedaan kompetisi Liga 1 dengan Liga Brasil maupun Portugal.

Menurut eks pemain Botafogo ini, ada beberapa faktor pembeda permainan klub-klub Liga 1 dengan tim di benua Eropa maupun Amerika Latin.

Indonesia Andalkan Kecepatan

Pemain Bali United, Eber Bessa. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Bali United, Eber Bessa. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Eber Bessa, pemain yang mengawali karier profesionalnya bersama Cruzeiro pada tahun 2012 ini melihat tipe permainan di Indonesia lebih mengandalkan kecepatan pemain daripada penguasaan bola.

"Di sini (Indonesia), para pemain lebih banyak berlari daripada di liga Portugal yang lebih mengandalkan taktik," kata Eber Bessa mengutip situs Bali United.

"Saya pikir di Indonesia pemain lebih banyak berlari dan jarang menguasai bola. Para pemain juga naik dan turun tanpa henti."

"Sementara itu, di liga Brasil bermain lebih lambat dan banyak mengontrol penguasaan bola serta lebih bertenaga. Mereka tahu kapan harus menyerang dan menahan bola," jelas Eber.

Tidak Semua Pemain Asing Bisa Bersaing di Liga 1

Lebih lanjut, gelandang berusia 30 tahun ini juga menilai bahwa tidak semua pemain asing mampu bermain di Indonesia.

Eber Bessa beruntung mampu cepat beradaptasi dan bahkan mampu langsung berkontribusi positif pada laga debutnya melawan Persib (18/9/2021).

Pada saat itu, pemain berpostur 166 cm ini baru masuk menggantikan Hariono menit ke-54 ini sukses membantu Bali United menyamakan skor menjadi 2-2 berkat umpan matangnya yang berhasil disambut Yabes Roni menjadi gol.

Senang di Bali United

Agresivitas Bali United tidak mengendur meski sudah unggul dua gol dibabak pertama. Gelandang Eber Bessa mencoba melakukan tekanan ke gawang Bhayangkara, namun masih menambah gol bagi Bali United. (Bola.com/Maheswara Putra)
Agresivitas Bali United tidak mengendur meski sudah unggul dua gol dibabak pertama. Gelandang Eber Bessa mencoba melakukan tekanan ke gawang Bhayangkara, namun masih menambah gol bagi Bali United. (Bola.com/Maheswara Putra)

Kontribusi pemilik nomor punggung 10 ini tidak hanya berhenti di liga domestik saja, tetapi berlanjut di kancah Asia.

Dari tiga laga di kompetisi AFC Cup 2020, Eber mampu menyumbang tiga assist bagi Serdadu Tridatu.

"Saya rasa tidak mudah bermain bola di Indonesia, tetapi saya sangat senang di sini (Bali United). Karena semua bekerja keras di atas lapangan," Eber Bessa menuturkan.

"Saya sudah beradaptasi dengan kondisi di sini dan merasa lebih baik setiap hari," tambahnya.

 

Di Mana Posisi Bali United Saat Akhiri BRI Liga 1 2021/2022?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel