Pemain Indonesia Masters dan Open jalani karantina sebelum bertanding

·Bacaan 2 menit

Pebulu tangkis yang akan mengikuti ajang internasional Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Open 2021, yang akan digelar di Bali pada akhir bulan ini, diwajibkan menjalani karantina sebelum bertanding.

Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Agung Firman Sampurna mengatakan para pemain internasional akan tiba di Jakarta pada 9-10 November untuk menjalani karantina sementara, berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

Para pemain tiba di Jakarta terlebih dahulu dikarenakan penerbangan internasional menuju Bali belum tersedia, meski pariwisata di Pulau Dewata itu telah dibuka.

Baca juga: Indonesia Masters dan Indonesia Open 2021 siap digelar akhir bulan ini

"Sehingga tetap kita mulai dari Jakarta, akan ada nanti karantina sementara, kita sudah ada komunikasi secara intensif dengan BNPB, dari situ diberangkatkan dengan pesawat carter keseluruhannya ke Bali, nanti masuk fast track, di sana langsung diPCR," ujar Agung dalam konferensi pers yang digelar di MNC Conference Hall, Jakarta, Senin.

Selanjutnya, Agung mengatakan selama turnamen berlangsung akan dilakukan tes PCR secara rutin dua hari sekali. Sementara itu, dari segi keamanan, penyelenggara juga telah bekerjasama dengan TNI dan Polri, dalam hal ini Kodam dan Polda setempat untuk penjagaan lokasi di arena pertandingan.

"Sampai dengan bagian masuk dari depan pantai tidak akan bisa dijangkau, jadi memang mereka yang ada di situ kita lakukan sistem bubble, begitu masuk mereka tidak akan bisa keluar dari lokasi tersebut, semenjak mereka datang sampai dengan acara selesai, kegiatannya memang tanpa penonton," kata Agung.

Baca juga: PBSI belum targetkan gelar di ajang Indonesia Masters 2021

Oleh karena itu, PBSI bekerja sama dengan MNC Group sebagai official broadcasting untuk mendukung penayangan pertandingan agar dapat ditonton oleh pecinta bulu tangkis di Tanah Air.

Tidak hanya itu, PBSI juga telah menyediakan satu tempat khusus untuk tes doping jika dibutuhkan, dan telah berkomunikasi dengan federasi bulu tangkis dunia (BWF) dan Badan Antidoping Dunia (WADA0.

"Terakhir kami juga sudah lakukan peninjauan dilakukan Polda dan Kodam, sudah melakukan peninjauan di sana, bahkan nanti akan melibatkan pengamanan dari budaya pecalang disarankan oleh gubernur Bali," kata Agung.

Indonesia Masters 2021 akan digelar mulai 16-21 November, sementara Indonesia Open 2021 akan berlangsung pada 23 hingga 28 November.

Baca juga: PBSI pastikan IBF 2021 digelar dengan sistem gelembung
Baca juga: Indonesia Badminton Festival siap digelar di Bali

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel