Pemain Jatim sudah kelelahan ketika laga perebutan medali perunggu

·Bacaan 1 menit

Penyerang tim sepak bola putra Jawa Timur Muhamad Faisol Yunus mengakui faktor stamina mempengaruhi penampilannya timnya ketika bertemu Kalimantan Timur di perebutan medali perunggu PON Papua.

"Sebenarnya kita karena kondisi aja. Karena kita main terus kita capai. Kelelahan," ujar Faisol seusai menang 3-2 pada laga melawan Kaltim di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Kamis.

Seluruh tim yang masuk semifinal rata-rata hanya memiliki waktu istirahat sehari ketika selanjutnya bertanding di fase final dan perebutan tempat ketiga PON Papua cabang olahraga sepak bola putra.

Keempat tim yaitu Papua, Aceh, Jawa Timur dan Kalimantan Timur hanya memiliki waktu istirahat yang singkat ketika bermain hari ini setelah pada Selasa (12/10) lalu memainkan laga semifinal.

Meski stamina yang kurang prima, Faisol pada pertandingan ini berhasil menjadi sosok penting dengan berhasil mencetak dua gol ke gawang Kaltim.

Di laga ini, Jawa Timur tercatat membutuhkan 120 menit lebih untuk memastikan kemenangan melalui tendangan bebas dari Muhamad Faisol Yunus setelah di waktu normal bermain imbang 2-2.

Gol kemenangan Jawa Timur dicetak oleh Muhamad Faisol Yunus (2) dan Dwiki Mardiyanto. Sedangkan gol Kalimantan Timur dicetak oleh Rian Khaidir dan Muhammad Rizky Ramadhan.

Pada pertandingan ini, Jawa Timur berhasil mendapatkan medali perunggu PON Papua cabang olahraga sepak bola putra usai mengalahkan Kalimantan Timur dengan skor 3-2.

Pada pertandingan final, tuan rumah Papua berhasil meraih medali emas PON setelah mengalahkan Aceh dengan skor 2-0 di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis.

Baca juga: Eduard Ivakdalam nilai final PON Papua adalah duel tim yang kelelahan
Baca juga: Eduard Ivakdalam: Emas PON jawaban Tuhan atas kerja keras dua tahun
Baca juga: Ricky Cawor jadi pemain tersubur dengan bukukan 11 gol

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel