Pemain ManCity Ingin Jaminan Keamanan Jika Premier League Dimulai Lagi

Muhammad Nurhendra Saputra

VIVA – Pemain Manchester City, Raheem Sterling masih ragu kompetisi Premier League bisa dimulai awal Juni. Premier League ditunda sejak Maret lalu, karena pandemi virus corona COVID-19. 

Premier League telah mendapatkan lampu hijau dari Pemerintah Inggris untuk kembali menggelar kompetisi. Namun memang harus menerapkan protokol kesehatan. 

Sterling mengatakan, Premier League tidak boleh dilanjutkan sampai aman bagi pemain, staf dan wasit. Selain itu, klub baru akan berbicara dengan pemainnya dalam beberapa hari ke depan. 

"Saya tidak tahu bagaimana itu akan berhasil. Tetapi saya merasa sekali sisi keamanan orang-orang dan keselamatan pemain dan kesehjateraan perlu dijaga, sehingga memerlukan waktu yang tepat untuk kembali berkompetisi," kata Sterling. 

"Bagaimana saya harus mengatakan, saya tidak takut cuma kita harus memikirkan hasil terburuknya. Di saat bersamaan saya berharap segera kembali berkompetisi," tambah pemain internasional Inggris ini.  

Dua pemain Manchester City, Raheem Sterling dan Kevin De Bruyne

Sementara itu, jika kompetisi Premier League kembali dimulai maka kemungkinan besar akan digelar tanpa penonton. Sejak akhir April lalu, klub-klub sudah menggelar latihan secara individu, dan tetap mengedepankan social distancing. 

ManCity sendiri saat ini menempati posisi runner up dengan mengumpulkan 57 poin. Kompetisi Premier League ditunda saat memasuki pekan 29.

Baca juga:

Diprotes Tetangga, Taman Seharga Rp300 Juta Milik Kiper MU Dibongkar

Courtois Yakin Madrid Mampu Raih Gelar LaLiga?

Kisah Pulisic Saat Tiba di Chelsea, Merasa Tidak Dianggap?