Pemain Persipura Jayapura latih kecepatan dengan teknologi Blazepod

Pemain Persipura Jayapura digenjot latihan dengan menggunakan teknologi Blazepot yang sasarannya untuk melatih kecepatan dan reaksi.

Pelatih Fisik Persipura Elsa Pramudya dalam siaran pers yang diterima media di Jayapura, Sabtu, mengatakan sepak bola tidak hanya soal adu taktik dan strategi namun membutuhkan ketahanan fisik para pemain.

"Kondisi fisik dan stamina pemain menjadi perhatian khusus dari tim pelatih mampu bertahan supaya selama 90 menit bermain harus diimbangi tingkat kelincahan, fleksibilitas, kekuatan dan kecepatan yang tinggi," katanya.

Baca juga: Persipura butuh penyerang yang sesuai karakter permainan Mutiara Hitam

Latihan dengan menggunakan teknologi Blazepod, lanjut dia, tidak semua klub di Indonesia menggunakan alat tersebut dan tim Persipura kini telah menggunakannya.

"Blazepod adalah alat dengan lampu berkedip alat ini digunakan untuk melatih kecepatan dan reaksi, alat ini juga sudah banyak digunakan pada klub-klub Liga Inggris," katanya menambahkan.

Elsa menjelaskan dalam permainan sepak bola yang terpenting ialah reaksi karena aksi yang akan terjadi jika adanya respons yang dihasilkan dari suatu kejadian di lapangan.

"Bukan hanya reaksi, alat ini juga bisa juga untuk melatih kemampuan lain seperti kecepatan, kelincahan dan decision making atau pengambilan keputusan dalam konteks nya sepak bola," katanya lagi.

Dia menambahkan komponen tersebut sangat penting dan perlu di latih karena sekelas pemain profesional harus tetap di latih supaya performa tetap bagus dalam pertandingan.

Dengan bantuan teknologi BlazePod pelatihan refleks dapat dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan pemain bahkan sistem sensor cerdas Blazepod menawarkan perekaman kinerja yang sangat akurat yang dicapai.

Baca juga: Rully Nere berikan motivasi untuk Persipura Jayapura
Baca juga: Brian Fatari ingin bawa Persipura kembali ke Liga 1 Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel