Pemain PSM Mulai Jenuh Latihan Terus, Kapan Tandingnya?

Bola.com, Makassar - Kompetisi sepak bola kasta teratas di Indonesia, Liga 1 2022/2023 vakum sejak 2 Oktober.

Pemain PSM Makassar merasakan betul dampaknya. Sebulan lebih tanpa pertandingan kompetitif, diisi PSM Makassar dengan tetap menggelar latihan.

Namun, tim sudah mulai jenuh. Hanya berlatih dan terus berlatih. Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares pun mengakuinya.

"Tidak ada yang mau hanya latihan dan latihan. Kami butuh ada pertandingan yang kompetitif. Sehingga ada motivasi untuk latihan demi sebuah pertandingan," katanya.

Tetap Latihan

Dua gol PSM Makassar dicetak oleh Yakob Sayuri dan Yuran Fernandes.
Dua gol PSM Makassar dicetak oleh Yakob Sayuri dan Yuran Fernandes.

Bernardo memilih untuk tetap menggelar latihan. Sambil menunggu kepastian jadwal Liga 1 2022/2023.

Ia sempat meliburkan timnya selama 19 hari. Awal November lalu, Wiljan Pluim cs kemudian kembali dikumpulkan. Ia sempat mendapat kabar, liga akan kembali dilanjutkan akhir November.

Tapi kabar gembira itu menguap. Perizinan yang belum dikantongi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator Liga 1.

"Dengan ketidakpastian seperti ini, kami harus tetap menjaga kebugaran. Sehingga pada saat liga nanti dijalankan kembali, kami sudah siap," lanjut Bernardo.

Harus Libatkan Penonton

Suporter PSM Makassar saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada laga Piala Indonesia 2019 di SUGBK, Jakarta, Minggu (21/7). Persija menang 1-0 atas PSM. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Suporter PSM Makassar saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada laga Piala Indonesia 2019 di SUGBK, Jakarta, Minggu (21/7). Persija menang 1-0 atas PSM. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Selain kepastian liga, Bernardo juga menyoroti rencana kompetisi tanpa suporter atau penonton.

Menurutnya, rencana itu akan membuat sepak bola kehilangan gairah. Jika Liga 1 dilanjutkan, harus tetap dihadiri suporter.

"Karena suporter adalah jantungnya sepak bola. Tanpa suporter, sepak bola seperti tidak bermakna," katanya.

Jangan Korbankan Semua Klub

Jika rencana kompetisi tanpa suporter adalah imbas dari tragedi Kanjuruhan, Bernardo menilai tidak sepantasnya semua klub ikut terhukum.

"Kenapa semua klub harus bermain tanpa suporternya. Kalau mereka mau memberikan hukuman pada Arema, ya oke. Namun, imbasnya menghukum semua klub. Jelas ini akan merusak semuanya,” demikian Bernardo.

Diwartakan sebelumnya, tidak ada kepastian kapan Liga 1 digelar lagi. Menpora Zainuddin Amali kemarin mengatakan, izin kompetisi adalah wewenang kepolisian.

"Biasanya kalau izin sudah ada, saya diberitahukan. Saya sudah melaksanakan rapat koordinasi. Namun sekarang saya belum mendapatkan informasi apapun,” beber Amali.