Pemain Sinetron Prahara Mahdisa Wafat  

TEMPO.CO, Jakarta - Kabar duka datang dari dunia hiburan, pemain sinetron Prahara Mahdisa Rabu dinihari tadi, 4 September 2013, meninggal. Tidak ada yang tahu pasti, penyebab kematian pria kelahiran 19 Februari 1981 ini. Salah seorang temannya, Donal mengaku masih bertemu Prahara satu hari sebelum kematiannya.

"Dari hari Minggu sampai kemarin saya ketemu dia terus di kantor pagi-pagi, saya juga masih belum mengerti penyebab kematiannya. Belum sempat ke rumah duka," kata Donal lewat sambungan telpon, Rabu 4 September 2013.

Prahara yang kini menjadi staf casting di MD Entertainment, menurut Donal, telah lama berada di belakang layar. Saat ini Prahara sedang bertanggung jawab untuk casting sinetron Kian Santang dan Gajah Mada. Donal sendiri menduga, Prahara terkena serangan jantung karena tidak ada tanda-tanda sakit.

"Feeling saya serangan jantung, karena saya sering melihat dia suka sesak nafas," katanya.

Isu yang berkembang kalau bintang film Ssstt Jadikan Aku Simpanan itu terkena over dosis, dibantah Donal. "Yang saya tahu Prahara itu bukan pemakai, perkiraan saya jantung. Badan dia gemuk, kalau pemakai biasanya kurus kan," katanya yang diakuinya memang teman main Prahara.

Saat ini, kata Donal, jenazah Prahara sedang berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Sayangnya, salah seorang teman Prahara di bagian casting di  MD Entertaniment tak mau diwawancarai soal ini. Donal sendiri mengaku sedang sibuk dan tak mau diwawancarai lebih panjang. "Maaf ya, saya mau presentasi dulu, mau matikan HP," kata Donal.

ALIA FATHIYAH

Berita Lain:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.