Pemain Timnas China Dilarang Keras Punya Tato, Ini Alasannya

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Pemain Timnas China tak lagi bisa leluasa membuat tato. Bahkan, membikin tato sudah resmi dilarang dilakukan oleh para pesepak bola Timnas China.

Seperti dikutip Marca, Jumat (31/12/2021), pihak Administrasi Umum Olahraga China telah menerbitkan serangkaian pedoman untuk para pemain Timnas China, termasuk membuat tato di tubuh.

Ini bukan pertama kalinya tato menimbulkan kontroversi di sepak bola China. Sebelumnya, pemain juga dilarang punya tato pada 2018.

Pihak otoritas olahraga China mengaku punya alasan khusus menerapkan aturan itu. Mereka menganggap para pesepak bola harus memberikan contoh positif bagi masyarakat.

Lalu, bagaimana nasib pesepak bola Timnas China yang sudah terlanjur memiliki tato di tubuhnya?

Aturan untuk Pemain yang Terlanjur Bertato

Pemain Guangzhou Evergrande Zhang Linpeng bersaing memperebutkan bola dengan Ismail Al Hammadi dari Al Ahli UEA pada final Liga Champions AFC di Guangzhou, China, 21 November 2015. (CHINA OUT AFP PHOTO / STR)
Pemain Guangzhou Evergrande Zhang Linpeng bersaing memperebutkan bola dengan Ismail Al Hammadi dari Al Ahli UEA pada final Liga Champions AFC di Guangzhou, China, 21 November 2015. (CHINA OUT AFP PHOTO / STR)

Menurut berita di Marca tersebut, pihak otoritas olahraga China punya solusi untuk para pesepak bola itu. Mereka yang sudah memiliki tato diminta menghapus tatonya.

Bahkan tim junior menerapkan aturan lebih ketat. Tim junior China melarang memanggil pemain yang memiliki tato.

Sementara itu, Timnas China nyaris tidak punya peluang lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Mereka belum berhasil lolos ke Piala Dunia sejak edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang.

Terlepas dari upaya China untuk meningkatkan sepak bola di negara itu, timnas mereka telah gagal dalam dua dekade terakhir dan pemerintah dihujani kritikan atas penampilan tim yang buruk.

Sumber: Marca

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel