Pemain Timnas Indonesia Diminta Tak Melupakan 2 Wejangan Shin Tae-yong saat Kembali ke Klub

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 telah dibubarkan pada Kamis (7/1/2022). Asisten pelatih Nova Arianto berharap para pemain tidak melupakan pesan Shin Tae-yong saat kembali ke klub.

Nova Arianto menyebut, Shin Tae-yong menitipkan dua pesan penting untuk jadi pegangan para pemain Timnas Indonesia di klub. Pelatih asal Korea Selatan itu disebut ingin pemain Timnas Indonesia selalu bekerja keras dan jadi teladan di klubnya.

"Selamat kembali ke klub masing-masing. Ingat pesan dari pelatih kepala untuk selalu kerja keras di klub dan pemain harus jadi panutan di klub masing-masing. Jaga perilaku kalian sebagai pemain Timnas Indonesia baik di lapangan atau luar lapangan," kata Nova Arianto.

Selain kepada pemain, Nova Arianto juga memberikan ucapan kepada staf pelatih Shin Tae-yong. Mereka tentu harus terus bekerja untuk memantau pemain yang akan disiapkan untuk FIFA Matchday pada akhir Januari 2022.

"Selamat istirahat pelatih semua sebelum melanjutkan tugas selanjutnya yakni memantau pemain di Liga 1 yang sedang digelar di Bali. Untuk persiapan pertandingan FIFA Matchday dan Piala AFF U-23 di Kamboja," ujar Nova Arianto.

Para pemain Timnas Indonesia saat ini sudah kembali ke klub masing-masing. Mereka sudah dinanti oleh klub untuk bisa dimainkan di BRI Liga 1 2021/2022.

Keenam Kalinya

Asnawi Mangkualam bersama Fachruddin Aryanto memprotes keputusan wasit yang memberi hukuman tendangan penalti kepada Indonesia akibat Pratama Arhan yang dinilai melakukan pelanggaran terhadap Shawal Anuar di dalam kotak penalti. (AP/Suhaimi Abdullah)
Asnawi Mangkualam bersama Fachruddin Aryanto memprotes keputusan wasit yang memberi hukuman tendangan penalti kepada Indonesia akibat Pratama Arhan yang dinilai melakukan pelanggaran terhadap Shawal Anuar di dalam kotak penalti. (AP/Suhaimi Abdullah)

Timnas Indonesia gagal menjuarai Piala AFF 2020 setelah kalah agregat 2-6 dari Thailand dalam dua leg pertandingan final. Rinciannya adalah Skuad Garuda kalah 0-4 pada leg pertama (29/12/2021) dan imbang 2-2 pada leg kedua (1/1/2022).

Kekalahan di final Piala AFF 2020 menjadi kegagalan keenam kalinya sepanjang sejarah. Timnas Indonesia kini menjadi tim paling sering gagal di final turnamen tersebut.

Timnas Indonesia menjadi runner-up pada 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020. Artinya sejak turnamen digelar pada 1966, Skuad Merah Putih belum pernah jadi juara.

Adapun buat Thailand, gelar Piala AFF 2020 menjadi yang keenam kalinya diraih setelah 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, dan 2020. Pencapaian itu membuat Thailand menjadi tim paling sukses di Piala AFF.

Hadapi Bangladesh

Pratama Arhan berhasil mencuri perhatian usai tampil memukau di laga terakhir fase grup Piala AFF 2020 dengan mencetak satu gol dan satu assist untuk Irfan Jaya. Bermain sebagai bek kiri, ia berhasil menjadi pemain aktif dan agresif di lapangan. (Dok. PSSI)
Pratama Arhan berhasil mencuri perhatian usai tampil memukau di laga terakhir fase grup Piala AFF 2020 dengan mencetak satu gol dan satu assist untuk Irfan Jaya. Bermain sebagai bek kiri, ia berhasil menjadi pemain aktif dan agresif di lapangan. (Dok. PSSI)

Timnas Indonesia akan menghadapi Bangladesh pada dua laga FIFA Matchday, akhir Januari 2022. Kedua laga rencananya bakal digelar di Bali.

Menurut kabar yang diungkapkan Federasi Sepak Bola Banglades (BFF), timnasnya akan menghadapi Timnas Indonesia pada 24 dan 27 Januari 2022. Kepastian itu didapat dalam rapat yang digelar pada Sabtu (8/1/2022).

Bangladesh juga mengumumkan kehadiran pelatih anyar untuk kedua laga tersebut. Bangladesh bakal diasuh oleh pelatih Spanyol, Javier Cabrera.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel