Pemain yang Pernah Berkostum Real Madrid Tidak Boleh ke Barcelona

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 1 menit

VIVA – Calon Presiden Barcelona, Toni Freixa menepis spekulasi yang menyebut Blaugrana berpeluang merekrut kapten Real Madrid, Sergio Ramos. Dia pun menegaskan, anti merekrut pemain yang sudah pernah berkostum Real Madrid.

Sebelumnya, saingan Freixa dalam pemilihan Presiden Barcelona, Victor Font, mengungkapkan akan sangat dengan senang hati merekrut Sergio Ramos yang kontraknya akan berakhir di Real Madrid pada Juni 2021 mendatang.

"Tidak (merekrut Sergio Ramos), seorang pemain yang telah memakai jersey Real Madrid tidak bisa memakai jersey Barcelona," kata Friexa kepada La Vanguardia, seperti dilansir Tribal Football, Jumat 27 November 2020.

"Sergio Ramos adalah lambang Real Madrid, dia tidak akan pernah memakai jersey Barcelona," lanjut Freixa.

Seperti diketahui, dalam beberapa pekan terakhir, kabar bakal hengkangnya Sergio Ramos dari Real Madrid makin berhembus kencang. Bahkan, ayahnya Jose Maria Ramos memanaskan rumor hengkang sang anak dari Real Madrid.

Pemain 34 tahun itu kembali dikabarkan bakal meninggalkan Santiago Bernabeu setelah negosiasi kontrak barunya menemui jalan buntu. Dengan kontrak yang tersisa hingga akhir musim ini, Ramos diperbolehkan negosiasi dengan klub lain pada Januari 2021 mendatang.

Tentu, Real Madrid tak ingin hal itu terjadi. Sebab, eks bek Sevilla itu merupakan pilar utama Los Blancos di lini pertahanan. Masalahnya, kedua belah pihak belum menemui kata sepakat.

Ramos kecewa dengan Presiden Florentino Perez yang cuma memberikan tawaran kontrak tambahan dalam dua tahun ke depan serta potongan 20 persen gaji. Ramos meminta durasi kontrak lebih panjang, yakni tiga tahun.