Pemakai Sepeda Motor, Harus Waspada Saat Lampu Ini Nyala Terus

Pius Yosep Mali
·Bacaan 1 menit

VIVA –Berbeda dengan jajaran produk lawas, pada sepeda motor keluaran baru sudah mengadopsi sistem injeksi. Artinya aliran bahan bakar minyak di dalam ruang bakar diatur secara elektrik.

Dengan teknologi ini, tentunya penggunaan bahan bakar bisa lebih efisien, lantaran dialirkan sesuai dengan proses kerja mesin. Semua sistem kerjanya diatur oleh ECU (Engine Control Unit).

Selain kode nama yang umumnya disematkan di bodi, ciri lain sepeda motor yang mengadopsi sistem injeksi bisa terlihat di panel instrumen, bersamaan dengan petunjuk lampu jarak jauh (hi-beam), sein, petunjuk gear pada motor kopling manual, dan indikator lainnya.

Dalam kondisi standar, ada logo seperti pompa yang diberi nyala lampu kuning atau oranye. Lampu tersebut akan menyala saat posisi kunci kontak sepeda motor ada di posisi 'On', lalu disertai dengan bunyi kecil.

Lampu tersebut juga sekaligus penanda kondisi kendaraan roda dua yang akan dipakai. Sehingga disarankan untuk pengguna sepeda motor tak langsung menekan tombol 'start', untuk menyalakan mesin ketika indikator tersebut belum padam.

Melansir dari 100KPJ, Rabu 25 November 2020, jika ada komponen injeksi atau terkait sistem suplai bahan bakar bermasalah, biasanya lampu itu akan memberikan kode. Wujudnya bisa berupa kedipan, atau bahkan lampu menyala terus menerus menyala.

Jumlah kedipan lampu injeksi di panel instrumen ternyata menjadi kode ada kerusakan yang terjadi pada sepeda motor. Saat terjadi tujuh kedipan saat motor dinyalakan, kemungkinan motor kita mengalami masalah di bagian engine oil temperature atau engine coolant temperature.

Jika kedipannya berjumlah delapan, maka bisa jadi masalahnya datang dari sensor Throttle Position. Sebab, dalam kondisi normal lampu hanya menyala sekitar dua detik dan mati sebelum mesin dinyalakan.

Baca juga: Mobil Mercedes-Benz Dirombak Jadi Toko Es Krim, Lucu Juga.