Pemasukan Harry Potter: Magic Awakened Tembus Rp 3,2 Triliun dalam 2 Bulan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemasukan game mobile Harry Potter: Magic Awakened dari NetEase telah menembus hingga US$ 228 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun.

Angka itu tercapai dalam waktu kurang dari dua bulan sejak peluncuran Harry Potter: Magic Awakened secara terbatas di negara-negara Asia tertentu pada 9 September 2021.

Demikian menurut laporan perusahaan riset pasar aplikasi mobil Sensor Tower yang dikutip pada Minggu (6/11/2021).

Waralaba Harry Potter terbukti sangat populer dengan film-film yang diadaptasi dari versi bukunya.

Hak cipta intelektual dari waralaba ini diperluas menjadi game selama bertahun-tahun dan di antaranya adalah game mobile, yang diawalai oleh Harry Potter: Hogwarts Mystery dari Jam City pada tahun 2018.

Game mobile Harry Potter: Magic Awakened menempati posisi kedua di dalam waralaba ini berdasarkan belanja pemain di App Store dan Google Play secara global.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Game Harry Potter Lainnya

Di tempat pertama, Hogwarts Mystery telah mengumpulkan sekitar US$ 342 juta atau Rp 4,89 triliun hingga saat ini.

Sementara di posisi ketiga ada Harry Potter: Puzzles & Spells dari Zynga. Game ini dirilis pada tahun 2020 dan telah meraih pemasukan sekitar US$135 juta atau sekitar Rp 1,93 triliun.

Adapun Harry Potter: Wizards Unite dari Niantic, yang diluncurkan pada 2019 dengan kemitraan berasama Warner Bros., menempati urutan ke-4 dengan pemasukan US$39,4 juta atau sekitar RP 564 miliar.

Game Harry Potter: Wizards Unite Dimatikan Akhir Januari 2022

Game berbasis Augmented Reality (AR) mirip Pokemon GO, Harry Potter: Wizards Unite diumumkan akan ditutup mulai 31 Januari 2022. Niantic selaku pengembang juga akan menghapus aplikasinya di App Store, Google Play Store, dan Galaxy Store.

"Pada tanggal 31 Januari 2022, semua fitur dan server untuk Harry Potter: Wizards Unite akan dimatikan," tulis tim pengembang dalam laman resminya.

Niantic, yang juga mengembangkan Pokemon GO, tidak mengungkapkan lebih rinci tentang alasan penutupan dari game Harry Potter: Wizards Unite.

Per 6 Desember 2021, pemain tidak akan bisa menemukan aplikasi game itu di App Store, Google Play Store, dan Galaxy Store. Pengguna juga sudah tidak bisa melakukan pembelian dalam aplikasi di tanggal itu.

"Kami sangat berterima kasih kepada setiap orang di komunitas penyihir kami yang luar biasa karena telah bertualang bersama kami di dunia nyata," tulis developer.

Infografis Cara Sehat Main Game

Infografis dampak bermain video game berlebihan (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis dampak bermain video game berlebihan (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel