Pembagian paket kebutuhan pokok awali perayaan Waisak di Borobudur

Pembagian sebanyak 3.000 paket kebutuhan pokok kepada masyarakat mengawali peringatan Tri Suci Waisak 2566 Budhist Era (BE) di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu.

"Bakti sosial berupa pemberian bahan kebutuhan pokok bagi warga di sekitar Candi Borobudur, Candi Pawon, dan Candi Mendut," kata Koordinator Waisak 2566 BE di Candi Borobudur Tanto Soegito Harsono di Magelang, Sabtu.

Tanto yang juga Ketua II DPD Perwakilan Umat Buddha (Walubi) Jateng ini mengatakan pembagian paket kebutuhan pokok ini sebagai pengganti dari kegiatan bakti sosial pengobatan gratis yang biasa dilakukan Walubi menjelang Waisak sebelum pandemi COVID-19.

Baca juga: Walubi dan Permabudhi akan rayakan Waisak di Borobudur

Sebelum dilaksanakan pembagian paket kebutuhan pokok, kata dia, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Pelaksana tugas Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI Nyoman Suriadarma.

Tanto menyampaikan bahwa pada pelaksanaan Waisak ini pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan dan umat yang akan mengikuti puja bakti detik-detik Waisak pada Senin (16/5) pukul 11.15 WIB di zona I Candi Borobudur dibatasi.

"Kami membatasi umat yang akan mengikuti detik-detik Waisak hanya 1.200 orang saja, karena masih pandemi COVID-19," katanya.

Pelaksana tugas Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI Nyoman Suriadarma mengajak umat Buddha untuk mengembangkan kepedulian untuk bangsa dan negara Indonesia.

Baca juga: Walubi apresiasi Ganjar Pranowo lestarikan Candi Borobudur

"Kami mengajak seluruh komponen umat Buddha untuk bersama-sama mengembangkan kepedulian membangun bangsa dan negara," katanya.

Ia menuturkan kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur ini merupakan rangkaian bakti sosial yang diselenggarakan Walubi di beberapa daerah di Indonesia.

"Kepedulian sosial yang dilakukan Walubi tersebut sangat penting bagi Bangsa Indonesia yang masih dalam situasi pemulihan pada masa pandemi COVID-19," katanya.

Baca juga: Pengunjung Candi Borobudur capai 143.333 wisatawan pada Lebaran

Menjelang perayaan Waisak hari ini juga dilakukan pengambilan api dharma di Mrapen, Kabupaten Grobogan, dan api kemudian disemayamkan di Candi Mendut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel