Pembangunan infrastruktur irigasi sukseskan PSN Food Estate Kalteng

Pembangunan infrastruktur irigasi menjadi bagian penting dalam mendukung suksesnya Proyek Strategis Nasional (PSN) Food Estate di Provinsi Kalimantan Tengah.

Di antaranya adalah infrastruktur irigasi Food Estate di Desa Bentuk Jaya A5 dan Desa Kahuripan Permai, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Sabtu.

"Tolok ukur dari keberhasilan Food Estate di Kalteng adalah di Dadahup karena penuh tantangan khususnya masalah irigasi, sehingga dibutuhkan pembangunan pintu-pintu air, baik primer, sekunder hingga tersier," katanya.

Usai meninjau perkembangan pembangunan tersebut, Sugianto mengatakan, penanganan infrastruktur irigasi di Kawasan Food Estate Dadahup memiliki karakteristik unik dan satu-satunya di Indonesia.

Penanganan infrastruktur irigasi ini merupakan tantangan tersendiri, karena dari semua sisi dihadapkan permasalahan air yang bersumber dari Sungai Barito, Mangkatip hingga Sungai Kapuas Murung yang memerlukan penanganan khusus.

Oleh karenanya keberhasilan menangani masalah irigasi di Dadahup akan menjadi cerminan keberhasilan penanganan irigasi Food Estate secara keseluruhan, sebab menurutnya infrastruktur irigasi di Dadahup memerlukan perhatian khusus dibanding lokasi Food Estate lainnya.

"Secara keseluruhan seluas 43 ribu hektare Food Estate di Kapuas didominasi areal tanam rawa, sehingga pengaturan irigasi menjadi perhatian khusus dengan membangun pintu-pintu air yang mengatur mekanisme air, khususnya menjaga kelebihan air yang menyebabkan banjir yang bersumber dari Sungai Barito, Mangkatip dan Kapuas Murung," paparnya.

Lebih lanjut Sugianto juga mengapresiasi Kementerian PUPR melalui Balai Sungai Wilayah Kalimantan II yang sangat serius dan fokus dalam pembangunan infrastruktur irigasi di Dadahup tersebut.

"Melihat keseriusan pemerintah pusat, saya makin optimis Food Estate di Kapuas ini akan berhasil. Hal ini hendaknya jadi pemicu motivasi kita di daerah, agar masyarakat Kalimantan Tengah menjadi bagian penting dalam menciptakan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah untuk ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Baca juga: Infrastruktur Food Estate Kalteng percepat pertumbuhan multisektor
Baca juga: KTNA: Food estate di Kalteng perlu dilanjutkan untuk ketahanan pangan
Baca juga: Potensi komoditas buah Food Estate Kalteng capai Rp79,55 miliar
Baca juga: Kementan perluas lahan food estate di Kalteng hingga 82 ribu hektare