Pembangunan Kereta Bandara Masih Terkendala Lahan

  • Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNnews.com
    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNNEWS.COM - Serikat karyawan Bank BTN mengingatkan, Bank Mandiri miskin pengalaman dalam hal penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …

  • Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    Tempo
    Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    TEMPO.CO, Surakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menegaskan pemerintah akan mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Dia mengaku sudah menolak permintaan perpanjangan kontrak dari pengelola sebelumnya, Total E&P Indonesie dari Perancis. …

  • Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Tempo
    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia menyatakan utang luar negeri Indonesia pada Februari 2014 mencapai US$ 272,1 miliar atau sekitar Rp 3.106,9 triliun. Nilai utang luar negeri Indonesia membengkak 7,4 persen dibanding Februari 2013 dan lebih besar ketimbang pertumbuhan pada Januari 2014 yang mencapai 7,2 persen. (Baca: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 3.106,9 Triliun). …

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Tundjung Inderawan, menyatakan pembangunan jalur kereta api (KA) commuter line  menuju Bandara Soekarno Hatta via Tangerang masih terkendala lahan.

"Saat ini pembebasan lahan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih menunggu surat persetujuan penetapan lokasi pembangunan (SP2LP) dari Pemerintah Kota Tangerang," ujarnya dalam konferensi pers, Senin, 8 April 2013.

Selain itu, kata dia, penetapan trase juga masih diproses oleh Pemkot Tangerang. Tundjung pun menyebut permasalahan lain, yaitu diperlukannya koordinasi dengan PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta mengenai lay out  stasiun KA di bandara tersebut, termasuk penggunaan lahan.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian telah mulai membangun jalur ganda serta elektrifikasi pada lintas Duri-Tangerang sepanjang 19,2 kilometer sejak 2010. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai akhir tahun ini. "Dengan biaya selama empat tahun anggaran sebesar Rp 640 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)," kata Tundjung.

Sedangkan, untuk pembangunan jalur KA baru antara Stasiun Batu Ceper dan Bandara Soekarno-Hatta sepanjang 12,19 kilometer membutuhkan biaya Rp 2,4 triliun. Pertujuan trase untuk jalur tersebut sudah diterbitkan oleh Menteri Perhubungan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 1180 Tahun 2012 pada 28 Desember 2012.

Dokumen perencanaan teknis yang disusun PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah dibahas dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Saat ini Kementerian Perhubungan sedang membahas konsep perjanjian penyelenggaraan sarana dan prasarana KA untuk jalur itu. "PT KAI sudah mengumumkan tender pekerjaan dan konstruksi direncanakan selesai tahun 2014," ucap Tundjung.

MARIA YUNIAR

Berita Terpopuler:

3 Fakta Kapolda DIY Kontak Pangdam Sebelum Insiden 

SBY Keseleo Lidah, Mencoreng Jadi Menggoreng

Polisi Endus Penyerang Cebongan dari Ponsel?

Pangdam Diponegoro Serahkan Jabatan Besok 

Pilkada Palembang, Romi - Harno Unggul Sementara

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...