Pembangunan Tugu Sepeda Habiskan Dana Rp 800 Juta, Ini Penjelasan Wagub DKI

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara mengenai kritikan anggaran pembangunan tugu sepeda di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat yang mencapai Rp 800 juta.

Dia menyebut anggaran tersebut sudah melalui kajian dan penelitian oleh konsultan.

"Tentu semua mengenai harga ada standar yang memenuhi syarat-syarat tertentu. Jadi, nanti silakan ditanya konsultan kenapa biaya Rp 800 juta tentu yang namanya kita harus menghargai para seniman, senirupa," kata Riza di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).

Lanjut dia, anggaran pembangunan tugu sepeda tidak berasal dari APBD DKI Jakarta 2021. Namun dari pihak swasta.

Untuk pengalokasian anggaran, kata Riza, sudah berdasarkan bidang dan peruntukannya berdasarkan pendanaan yang ada.

"Semua kan ada alokasinya, pendidikan, sosial, kesehatan, olahraga, agama, semua dialokasikan. Tentu alokasinya sangat proporsional," ucapnya.

Percantik Kota

Selain itu, menurut politikus Gerindra ini, tugu sepeda memiliki sejumlah manfaat untuk masyarakat. Mulai dari mempercantik kota hingga menjadi salah satu ikon Jakarta.

Karena hal itu, Riza meminta dukungan masyarakat untuk menggunakan sepeda dalam kehidupan sehari-hari.

"Ini juga bentuk penghargaan kita bagi pesepeda, kita ingin di Jakarta ke depan tidak hanya sebagai alat olahraga, rekreasi tetapi sepeda ke depan kita harapkan menjadi alat transportasi," jelas dia

Sebelumnya, sejumlah pihak mengkritik pembangunan tugu sepeda di Jakarta dengan anggaran sebesar Rp 800 juta.

Saksikan video pilihan di bawah ini: