Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta Dimulai 30 Agustus

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuka kegiatan belajar dan mengajar pembelajaran tatap muka (PTM) bagi siswa dan siswi di Ibu Kota pada pekan depan atau pada tanggal 30 Agustus 2021.

"Bahwa kita memang menyiapkan untuk sekolah-sekolah melaksanakan PTM terbatas, rencana mungkin minggu depan karena kan menunggu SK dari Bu Kadis," kata Kasubag Humas Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Taga Radja kepada wartawan, Selasa malam, 24 Agustus 2021.

Tentu, bagi pelajar yang akan mengikuti kegiatan belajar harus sudah divaksin terlebih dahulu. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri yang menyebutkan bahwa pendidik dan tenaga pendidik harus sudah divaksin.

"Karena Jakarta ketersediaan vaksinnya cukup banyak dan melimpah, maka kita mensyaratkan para siswa, yang sudah divaksin, bisa diperkenankan untuk mengikuti PTM terbatas," ujarnya.

Dalam PTM itu, kata dia, ada 610 sekolah yang akan menggelar kegiatan belajar tatap muka langsung di sekolah. Tentunya, mekanisme pembelajarannya sama dengan PTM sebelumnya.

"Diawali dengan pengisian asesmen 1 dan 2, lalu diverifikasi dan divalidasi oleh para pengawas dan penilik di tiap-tiap wilayah dan suku dinas. Sesudah itu diberikan pelatihan selama 2 minggu, kemudian diberikan kesempatan melaksanakan PTM. Kita tetap memegang standar itu," katanya.

Baca juga: Ganjar Minta Daerah Tak Sembarang Gelar PTM, Harus Izin Pemprov

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel