Pembeli Nyentrik, Bawa Baskom untuk Beli Mi Ayam Seharga Rp100 Ribu

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Konten media sosial sekarang sudah sangat beragam dan beberapa di antaranya selalu ada yang berhasil menarik perhatian warganet. Seperti baru-baru ini, giliran video mi ayam baskom seharga Rp100 ribu yang tengah jadi sorotan.

Lewat unggahan akun TikTok @almasqol, beberapa waktu lalu, porsi mi ayam tidak biasa ini bukan disediakan penjual, melainkan permintaan pribadi pembeli. Di awal video, pemilik akun dengan lebih dari 784 ribu pengikut ini terlihat menyodorkan baskom sambil menyebut akan membeli mi ayam seharga Rp100 ribu.

Mendengar itu, penjual yang terlihat sedang duduk tertawa sambil bertanya, "Bagaimana caranya?" Namun, ia kemudian membuatkan pesanan sesuai permintaan. Potongan sawi dan mi dalam jumlah banyak dimasukkan ke dalam panci untuk dimasak.

Bumbu-bumbu, seperti mecin dan minyak khas mi ayam, kemudian ditambahkan ke dalam baskom. Perlahan, mi yang sudah matang dimasukkan ke dalam baskom berukuran sedang itu hingga memenuhi seluruh ruangnya.

Tidak lupa ditambah sawi yang sudah direbus, ayam berbumbu yang tidak kalah banyaknya, dan keripik untuk menambah tekstur renyah saat dimakan. Setelah itu, ia tampak memperlihatkan penampakan "mi ayam Rp100 ribu" itu.

Saking banyak, ia mengaku bingung memakan "seporsi" mi ayam tersebut. "Bisa enggak ya ngabisin sebanyak ini? Mari kita coba," katanya, menambahkan dalam keterangan bahwa mi ayam itu dibelinya di salah satu gerobak kaki lima di Sidoarjo, Jawa Timur.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Banjir Komentar

Konten video beli mi ayam pakai baskom seharga Rp100 ribu. (dok. tangkapan layar TikTok @almasqol/https://www.tiktok.com/@almasqol/video/7008718672701164827)
Konten video beli mi ayam pakai baskom seharga Rp100 ribu. (dok. tangkapan layar TikTok @almasqol/https://www.tiktok.com/@almasqol/video/7008718672701164827)

Saat artikel ini ditulis, konten video membeli mi ayam baskom seharga Rp100 ribu itu sudah ditonton 8,1 juta kali. Ribuan komentar pun ditinggalkan di klip singkat itu dengan berbagai macam reaksi.

Beberapa ada yang menanyakan mengapa si pembuat konten tidak makan mi ayam dengan kuahnya. Ada juga yang mendeklarasikan diri sebagai tim makan mi ayam diaduk.

Ada pula yang menambahkan bahwa gerobak mi ayam yang muncul dalam video tersebut adalah salah satu lokasi mi ayam legendaris di Sidoarjo. "Langganan anak sekolah Sidoarjo," tulis seorang warganet yang dibenarkan si pembuat konten.

Konten Mi Ayam Viral Lainnya

Pasangan Lansia di Jogja Jual Mi Ayam dengan Harga Murah. foto: TikTok @siskahandiska
Pasangan Lansia di Jogja Jual Mi Ayam dengan Harga Murah. foto: TikTok @siskahandiska

Terlepas dari permintaan pelanggan, kedai mi ayam di berbagai kota memang ada yang menjual dagangannya dalam porsi jumbo. Salah satunya di Yogyakarta. Dengan porsi sebegitu banyak, sajian ini dibanderol hanya Rp7 ribu.

"Ternyata mi ayamnya enak dong. Harga seporsi cuma 7 ribu gaes. Mie Ayam Pak Kasi, lokasinya ada di Jalan Amarta Jakal KM 10 (sebelah SD Negeri Ngebelgede) buka maps ya gaes," tulis akun TikTok @siskahandiska, beberapa waktu lalu.

Dalam rekamannya, mi ayam itu dijajakan sepasang lansia. Tampak seorang pria paruh baya berdiri membuatkan pesanannya, sementara seorang perempuan lansia duduk tidak jauh dari situ.

"Jadi ceritanya aku kemarin coba mi ayam ini karena ketidaksengajaan karena hujan dan buru-buru neduh. Awalnya pas lewat sepertinya tidak meyakinkan karena tempatnya kecil, meja cuma ada satu, dan pas lewat sepi. Yang jual sepasang kakek nenek gitu," papar si pemilik akun.

Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari COVID-19

Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel