Pemberontak ETA Spanyol Bersedia Bubar

Madrid (AFP/ANTARA)- Kelompok separatis Basque Spanyol ETA bersedia membicarakan pembubarannya dengan Prancis dan Spanyol jika syarat-syarat tertentu dipenuhi, kata kelompok itu dalam satu pernyataan yang disiarkan di laman berita Basque.

Kelompok itu, yang tahun lalu mengatakan pihaknya telah meninggalkan aksi kekerasan setelah melakukan pemberontakan empat dasawarsa untuk mendirikan satu negara merdeka yang telah menewaskan lebih dari 800 orang, mengatakan satu masalah penting yang belum terselesaikan adalah pemindahan para tahanan Basque ke penjara-penjara yang dekat dengan kampung halaman mereka.

ETA ingin melakukan diskusi mengenai "formula dan jadwal" untuk memulangkan para tahanan ke kampung halaman mereka dan kelompok Basque di pengasingan; perlucutan senjata dan pembubarsn setruktur angkatan bersenjata; dan demobilisasi para anggota ETA.

Pernyataan itu disiarkan di laman Naiz.info surat kabar Basque Gara.

Sampai pernyataan Sabtu itu, kelompok tersebut menolak untuk mengumumkan pembubaran dan perlucutan senjata, seperti yang dituntut Spanyol dan Prancis.

Tetapi kelompok itu melemah akibat serangkaian penangkapan para anggota penting mereka di Prancis dan Spanyol dalam tahun-tahun belakangan ini, ETA Sabtu mengatakan pihaknya bersedia "mendengar dan menganalisis" usul-usul dari Madrid dan Paris.

Dua pemerintah itu harus "mengetahui secara persis" tentang sikap-sikapnya, tambahnya.

Dalam satu pernyataan, ETA mengatakan proses yang diusulkan itu akan memungkinkan "penghentian konfrontasi bersenjata".

Basque Gara memberitakan pihaknya akan mengeluarkan pernyataan lengkap dalam edisi hari Minggunya.

ETA masuk dalam daftar organisasi-organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa dan dipersalahkan atas kematian 829 orang. Serangan terbarunya di bumi Spanyol terjadi Agustus 2009.

Kelompok itu tetap bersikeras menyerukan sekitar 700 tahanan Basque yang mendekam di penjara-penjara di seluruh Spanyol dipindahkan kembali ke penjara-penjara di daerah Basque agar mereka dapat lebih dekat dengan keluarga mereka.

Awal bulan ini, 15.000 orang berdemonstrasi di kota Bayonne Prancis barat daya untuk mendukung para tahanan itu.

Para pengunjuk rasa--banyak dari keluarga para tahanan secara reguler melakukan aksi-aksi serupa di ibu kota Daerah Basque, Bilbao.

Baik Spanyol maupun Prancis menegaskan perlucutan senjata ETA dan pembubaran tanpa syarat kelompok itu.

Para pejabat yang dekat dengan Menteri Dalam Negeri Prancis Manuel Valls Sabtu mengatakan tidak akan ada perundingan dengan ETA abelum kelompok itu melucuti senjata mereka.

Mereka mengatakan terserah pada Spanyol untuk memimpin diskusi mengenai masalah para tahanan.

Bulan lalu Valls mengatakan Prancis akan tetap memerangi ETA selama mereka menolak meluncuti senjata mereka.

Pemerintah Spanyol berulang-ulang mengenyampingkan perundingan dengan ETA menyangkut para tahanannya.

Madrid mengegaskan sikapnya segera setelah penangkapan di Prancis tengah bulan lalu Izaskun Lesaka, yang dianggap sebagai salah seorang dari para pemimpin penting gerakan itu.

Joseba Iturbide, yang dianggap sebagai salah seorang dari pembantu-pembantu penting Lesaka juga ditangkap.

Gerakan politik separatis Basque menjadi satu kekuatan politik yang semakin berpengaruh.

Partai-partai nasionalis Basque meraih dua pertiga kursi dalam pemilihan parlemen bulan lalu. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.