Pembuatan Paspor di Banten Didominasi Warga Tangsel

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi penyumbang tertinggi pembuat paspor di wilayah Banten. Hal ini karena difasilitasi gerai pembuatan paspor elektronik atau e-paspor yang dekat dengan pemukiman oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang.

"Warga Tangsel ini penyumbang terbanyak pembuatan paspor, karena memang daerahnya sebagian besar pemukiman. Di 2021 itu, 40 persen pembuat paspor berasal dari Kota Tangsel," tutur Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang Felucia Sengky Ratna, Rabu (12/1/2022).

Kemudian, peminat paspor elektronik sangat tinggi di Kota Tangsel. Seharusnya, pembuatan e-Paspor harus langsung ke kantor pusat di wilayah Kota Tangerang, namun kali ini cukup mendatangi Unit Layanan Paspor (ULP) WTC Matahari, Serpong, Kota Tangsel.

"Sebelumnya kan banyak yang minat dan menanyakan kenapa enggak bisa buat di ULP ini, kali ini kita pindahkan. Jadi pembuatan e-Paspor bisa di kantor kami di wilayah Kota Tangerang dan di ULP WTC Matahari ini,"tutur Sengky.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pembuatan E-Paspor sampai 6 Ribu Pemohon

Ilustrasi paspor (Dok.Unsplash)
Ilustrasi paspor (Dok.Unsplash)

Sementara itu, meski mengalami penurunan pemohon paspor karena Pandemi Covid-19, pemohon pembuatan e-Paspor bisa mencapai 6 ribu lebih di 2021.

"Sebanyak 23.549 paspor telah diterbitkan, dengan rincian 17.356 paspor biasa dan 6.193 paspor elektronik," papar Sengky.

Dia mengatakan, terjadinya penurunan sebanyak 9,37 persen dibandingkan 2020. Karena itu juga, pihaknya tidak berfokus pada pelayanan permohonan paspor di kantor imigrasi namun, melakukan jemput bola.

"Kami juga melayani permohonan paspor di luar kantor imigrasi yaitu dengan layanan Eazy Passport, Imigration Corner, dan Gerai Paspor di mall," ujar Sengky.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel