Pembunuh Sisca Yofie Bertubuh Besar dan Kecil

TEMPO.CO, Jakarta-Sejumlah  saksi sempat melihat sosok dua pembunuh Sisca Yofie di Jalan Cipedes Kota Bandung pada waktu buka puasa, Senin 5 Agutus 2013, kemarin. Mereka melihat kejadian saat kedua pelaku menyeret tubuh korban.

Salah satunya Reza, pemilik salon Reza, di ruas utara Jalan Cipedes. Kedua pelaku, kata dia, mengendarai  sepeda motor Satria biru-putih berboncengan.  Mereka memakai helm penuh (full face) dan jaket berwarna gelap.

”Yang mengendarai motor tubuhnya besar, sedangkan yang dibonceng tubuhnya lebih kecil,” ujar Reza di lokasi penemuan jasad Sisca di RT 07 RW 01 Cipedes, Senin malam, 5 Agustus 2013..

Reza sempat mengira para pelaku tengah menyeret boneka manusia. Tapi saat itu dia juga sempat mendengar korban berteriak menjerit minta tolong. Korban diseret hingga lokasi penemuan di Jalan Cipedes sebelah utara lahan kosong yang disebut lapangan Abra.(baca:Saksi Mendengar Jeritan Wanita Korban Pembacokan)

Sisca ditemukan tewas setelah diseret motor dan dibacok di Jalan Cipedes RT 07 RW 01, Sukajadi. Jaraknya sekitar 500 meter di selatan rumah kos korban di kompleks Setra Indah.baca:Diseret Motor dan Dibacok, Wanita Ini Tewas  )

Perempuan 30 tahun yang diketahui bekerja di perusahaan leasing ini tewas dengan 3 luka bacok di kepala serta luka lebam-lecet di sekujur tubuh.

Kepolisian Sektor Sukajadi dan Resor Kota Besar Bandung masih terus menyelidiki dua pelaku pembunuhan Sisca. "Kami masih selidiki pelakunya," kata Kepala Polsek Sukajadi Ajun  Komisaris Sumi.

ERICK P. HARDI

Berita terkait

Sebelum Dibacok, Sisca Diduga Diculik dari Gerbang Rumah

Wanita Korban Pembacokan Bekerja di Perusahaan Leasing Mobil

Saksi Mendengar Jeritan Wanita Korban Pembacokan

Diseret Motor dan Dibacok, Wanita Ini Tewas 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.