Pembunuhan Mahasiswa di OKU Timur, Jasad Korban Disimpan dalam Bagasi Sebelum Dibakar

Merdeka.com - Merdeka.com - HD (20), mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Palembang, nekat membunuh dan membakar temannya, PB (20) demi menguasai mobil korban. Dia ternyata sempat membawa pulang jasad korban sebelum membakarnya.

Kasatreskrim Polres OKU Timur AKP Hamsal mengungkapkan, HD dan PB baru saling mengenal dan mulai berteman lantaran satu kampus. Kemudian, tersangka mengajak korban main ke kampungnya di Belitang, OKU Timur. Mereka bertemu di Indralaya, Ogan Ilir.

"Tersangka mengajak korban karena ingin merampas mobilnya," ungkap Hamsal, Kamis (24/11).

Dalam perjalanan, Selasa (22/11), tersangka melancarkan aksinya namun dilawan korban. Tersangka menusuknya beberapa kali hingga tewas.

Sempat Pulang ke Rumah

Tersangka kemudian memasukkan jasad korban ke bagasi mobil. Kendaraan itu dibawa ke rumahnya tanpa menunjukkan gelagat mencurigakan.

Keesokan harinya tersangka membawa jasad korban ke sebuah lahan. Dia kemudian membakar korban di sana dan baru ditemukan Rabu (23/11) sore.

"Jasad korban dimasukkan dalam bagasi mobil dan diinapkan semalam di rumah tersangka. Besoknya baru ia bakar," ujarnya.

Seperti diberitakan, warga Desa Girimulyo, Kecamatan Belitang Jaya, OKU Timur, Sumatera Selatan, geger dengan penemuan mayat dalam kondisi gosong akibat terbakar. Polisi memastikan korban merupakan korban pembunuhan.

Mayat tersebut ditemukan kepala desa setempat saat mengecek lahan, Rabu (23/11) sore. Selain terbakar, ada bekas sejumlah luka tusuk senjata tajam, seperti di dada, perut, leher bagian belakang.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui seorang laki-laki berinisial PB (20), warga Desa Sari Agung, Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin. Dia adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Palembang. [yan]