Pemburu Alien Temukan Sinyal Misterius

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Para astronom yang berburu sinyal radio dari peradaban alien telah mendeteksi adanya sinyal dari arah Proxima Centauri, sistem bintang terdekat dengan Matahari.

Dikutip dari situs Live Science, Senin 21 Desember 2020, para peneliti masih mempersiapkan makalah tentang penemuan tersebut, dan datanya belum dipublikasikan. Namun sinyal tersebut dikabarkan berupa pancaran gelombang radio 980 MHz, terdeteksi pada April dan Mei 2019 melalui teleskop Parkes di Australia.

Teleskop ini adalah bagian dari proyek Breakthrough Listen yang bernilai US$100 juta, untuk mencari sinyal radio dari sumber teknologi di luar tata surya. Sinyal ini hanya muncul sekali dan tidak pernah terdeteksi lagi.

Breakthrough Listen mendeteksi sinyal radio yang tidak biasa sepanjang waktu. Sinyal tampaknya datang langsung dari sistem Proxima Centauri, jaraknya hanya 4,2 tahun cahaya dari Bumi.

Menariknya, sinyal tersebut dilaporkan sedikit bergeser saat sedang diamati, menyerupai pergeseran yang disebabkan oleh pergerakan sebuah planet. Proxima Centauri memiliki satu planet berbatu, diketahui 17 persen lebih besar dari Bumi.

"Ini adalah kandidat pertama dari komunikasi alien sejak 'Wow! Signal' terdeteksi pada tahun 1977," menurut seorang sumber. The Guardian memperingatkan bahwa sinyal ini kemungkinan besar juga berasal dari dunia lain.

"Ini adalah sinyal paling menarik yang kami temukan dalam proyek Breakthrough Listen, karena kami belum pernah mendapatkan sinyal seperti ini sebelumnya," ujar pemimpin analisis sinyal, Sofia Sheikh

Sheikh menambahkan bahwa sinyal itu disebut sebagai Breakthrough Listen Candidate 1 atau BLC1. Tantangan dalam mencari komunikasi alien adalah tidak ada yang tahu bagaimana alien bisa berkomunikasi, dan tidak ada yang tahu berasal dari mana gelombang radio di alam semesta.