Pemecahan rekor warnai SAC Indonesia kualifikasi Kalimantan

Cabang olahraga lompat jauh Energen Champion SAC Indonesia 2022 kualifikasi Kalimantan di Banjarmasin membuat kejutan setelah salah satu atlet yang turun pada kejuaraan khusus pelajar kerja sama PB PASI dengan DBL Indonesia itu melakukan pemecahan rekor.

Adalah Winney Maharati Ruuny. Siswi SMAN 1 Tanjung, Kabupaten Tabalong ini berdasarkan data yang diterima media di Jakarta, Minggu berhasil mencatatkan lompatan sejauh 4,7 meter. Lompatannya melampaui hasil kualifikasi di Bali dengan 4,39 meter dan kualifikasi Yogyakarta dengan 4,20 meter.

"Sempat deg-degan saat perlombaan tadi. Tetapi saya coba berkonsentrasi dan mencoba melompat sejauh mungkin. Saya tidak menyangka kalau lompatan saya terbaik diantara tiga wilayah kualifikasi lainnya," kata Winney dalam keterangan resminya.

Di sektor lompat jauh putra, Dwi Prayoga dari SMAN 1 Sukamara Kalimantan Tengah ini melakukan lompatan 5,31 meter. Ia hanya terpaut 0,01 meter dari Eugenius Reba Bata wakil SMAN 4 Banjarbaru di posisi kedua. Sedangkan peringkat ketiga milik M. Ade Lutfhi Amin dari SMAN 3 Banjarbaru dengan lompatan 4,91 meter.

Hasil yang dibukukan oleh Winney Maharati Ruuny dan Dwi Prayoga ini juga mengantarkannya ke National Championship di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta, 9-11 Desember mendatang.

Baca juga: Luhut sebut Kejuaraan Atletik Pelajar upaya bersama pemersatu bangsa

Energen Champion SAC Indonesia 2022 kualifikasi Kalimantan diikuti 2.200 pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA atau sederajat dari 117 sekolah se Kalimantan. Kualifikasi ini berlangsung di Lapangan JPOK Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, 28-30 Oktober.

Ada lima main event yang dilombkan yakni sprint, middle distance, relays, long jump, dan shot put. Serta dua supporting event, yakni Formula One dan Kanga’s Escape.

Ketua Pengprov PASI Kalimantan Selatan (Kalsel) Sarmidi mengaku bangga melihat putra-putri se Kalimantan berlomba di ajang yang diadakan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dan DBL Indonesia ini.

“Saya berharap para pelajar yang berlomba dapat meneruskan karir dan kelak lahir para andalan pada cabang olahraga atletik dari pulau Kalimantan. Mereka ini putra-putri kebanggaan daerah yang sebelumnya tidak pernah berlomba," katanya.

Kualifikasi Energen Champion SAC Indonesia untuk menjaring anak-anak muda bertalenta digelar di sembilan region yakni Bali-Nusa Tenggara (Mataram), Papua (Mimika), Yogyakarta (Yogyakarta), Jawa Barat (Bandung), Sumatera Utara (Medan), DKI Jakarta-Banten (Jakarta), Kalimantan (Banjarmasin), Jawa Tengah (Semarang), dan Jawa Timur (Surabaya).

Baca juga: Ockben Sinaga wakili Indonesia di Kejuaraan Lari Master Filipina
Baca juga: Emilia Nova fokus pemulihan setelah jalani operasi kedua