Pemegang Saham Pengendali Bank Aladin Syariah Ganti Nama

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham pengendali PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) mengganti namanya dari sebelumnya PT NTI Global Indonesia menjadi PT Aladin Global Ventures.

Perseroan mengatakan, perubahan nama tersebut dilakukan pada 24 September 2021. Perubahan nama tersebut tidak berpengaruh material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.

Hal tersebut disampaikan perseroan sebagai bentuk kepatuhannya atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik dan Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) No. Kep – 306/BEJ/07-2004, Peraturan No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.

Berdasarkan data BEI sebelum perubahan nama ini, NTI Global Indonesia memiliki 60,43 persen saham BANK. Dengan demikian NTI merupakan pemegang saham pengendali atas BANK.

Pemegang saham mayoritas lainnya adalah Bortoli International Ltd dan Kasai Universal Inc, dengan kepemilikan masing-masing sebesar 19,97 persen dan 6,16 persen. Sementara jumlah saham publik perseroan yang dimiliki oleh masyarakat ada sebanyak 13,44 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham BANK

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada perdagangan 24 September 2021, saham BANK ditutup melemah Rp 40 atau sebesar 1,28 persen ke Rp 3.090, dibandingkan perdagangan hari sebelumnya (23 September 2021) dimana harga saham BANK sebesar Rp 3.130 per saham.

Penurunan harga saham ini diikuti juga oleh penurunan jumlah frekuensi dan nilai transaksi saham perseroan.Nilai transaksi harian saham BANK per 24 September 2021 tercatat sebesar Rp 63,3 miliar, turun 42,2 persen dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai Rp 109,53 miliar.

Total transaksi tercatat sebanyak 3.681 kali, menurun cukup signifikan dibandingkan sehari sebelumnya, yaitu sebanyak 5.812 kali.

Reporter: Elizabeth Brahmana

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel