Pemeran Nami dalam One Piece Live Action Dianggap Aduhai, Emily Rudd Diserbu Fans Cowok

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Emily Rudd masuk dalam jajaran para pemeran serial One Piece versi live action yang sedang diproduksi Netfilx. Sang aktris akan tampil sebagai Nami, kru wanita pertama di kelompok Bajak Laut Topi Jerami pimpinan Monkey D. Luffy.

Bila mengamati penampilan Emily Rudd, aktris 28 tahun ini memiliki perawakan yang sama persis seperti Nami dalam kisah manga maupun anime One Piece karya Eiichiro Oda.

Bahkan, beberapa video rekaman Emily saat berpose dengan berbagai gaya, mengundang banyak sorotan penggemar pria lantaran ia dinilai aduhai seperti halnya Nami di manga One Piece.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Diserbu di Media Sosial

Pemain One Piece versi live action, Emily Rudd dan Mackenyu. (Twitter/ NetflixID)
Pemain One Piece versi live action, Emily Rudd dan Mackenyu. (Twitter/ NetflixID)

Intip saja akun Instagram @emilysteaparty. Sejumlah unggahan foto maupun video Emily langsung diserbu oleh para penggemar One Piece yang terpesona oleh paras sang aktris.

"Kamu benar-benar seperti Nami," tulis seorang penggemar di video Emily memamerkan rambut baru yang diunggah September lalu.

Sementara di sejumlah unggahan lawas lain, banyak penggemar yang menyerbu dengan komentar baru yang intinya menilai Emily sangat cantik dan aduhai.

Pengumuman dari Sang Aktris

Emily Rudd aktris pemeran Nami di serial live action One Piece. (Instagram @emilysteaparty)
Emily Rudd aktris pemeran Nami di serial live action One Piece. (Instagram @emilysteaparty)

Pada unggahan terbaru, Emily menyampaikan suka citanya serta ucapan selamat kepada rekan-rekannya sesama bintang live action One Piece setelah nama mereka diumumkan secara resmi.

"Kata-kata tidak akan bisa menutupinya jadi aku tidak akan mengatakan banyak hal tapi uhhhhhhh….. sial. congrats kepada para cowokku @inakigo @taz_skylar @bookofjacob @mackenyu.1116," tulisnya dalam keterangan foto.

Selain ungkapan gembira, Emily juga berterima kasih kepada pihak produksi termasuk pengarang asli One Piece, Eiichiro Oda, yang sudah menunjuknya secara langsung sebagai Nami.

"Dan terima kasih oda sensei, shueisha, @cinemattic1, @stevemaeda, @netflix, Tomorrow studios, timku, keluargaku, teman-temanku, kalian semua. ini benar-benar mimpiku. aku cinta kalian," ia memungkasi.

Deretan Pemain

Sebelumnya, manga One Piece karya komikus Eiichiro Oda diumumkan secara resmi tengah diangkat dalam serial live action di Netflix.

Sejumlah pemain telah diumumkan oleh penyedia streaming film tersebut pada Rabu (10/11/2021), diwartakan Variety.

Inaki Godoy (Iñaki Godoy) diumumkan sebagai pemeran tokoh ikonis Monkey D Luffy, bajak laut bertopi jerami yang badannya bisa melar setelah makan buah iblis Gomu-Gomu no Mi. Sebelum di One Piece, ia pernah tampil dalam Go, Youth! dan Who Killed Sara?.

Empat pemain lain turut diumumkan. Mackenyu yang sebelumnya bermain di Rurouni Kenshin: Final Chapter dan Pacific Rim: Uprising bermain sebagai Roronoa Zoro. Sementara itu Emily Rudd, mendapat peran Nami. Ia sebelumnya bermain dalam Fear Street dan Hunters.

Bergabung juga dua aktor muda dalam serial ini, yakni Jacob Romero Gibson yang memerankan Usopp dan Taz Skylar yang bermain sebagai Sanji.

Gibson sebelumnya bermain dalam Greenleaf dan All Rise, sementara Skylar sebelumnya menguji kemampuan akting dalam Boiling Point dan Villain.

Pilihan Eiichiro Oda Langsung

Di akun Twitter resmi Netflix, bersamaan dengan pengumuman ini disertakan pernyataan dari sang komikus aslinya, Eiichiro Oda. Ia menyatakan kerja sama dalam pembuatan versi live action berjalan dengan baik, meski ada perbedaan budaya.

Ia juga mengungkap alasan di balik pemilihan para pemain.

"Wajah mereka, mulut dan tangan mereka, aura mereka, gestur mereka, suara mereka, kemampuan akting mereka, tinggi badan mereka, semua ada di kru bajak laut Topi Jerami ini. Kami memilih para cast ini setelah melalui banyak diskusi yang melibatkan orang-orang di seluruh dunia!" tulisnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel