Pemerintah Akui Vaksinasi di Indonesia Masih Kurang Dibanding China dan Amerika

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui bahwa jumlah vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih kurang jika dibandingkan dengan China dan Amerika Serikat. Dia menyebut hingga kini sebanyak 26,9 juta masyarakat Indonesia sudah divaksinasi Covid-19.

Erick mengatakan, jumlah ini memang membuat Indonesia menjadi salah satu negara di Asia Tenggara dengan capaian vaksinasi tertinggi. Kendati begitu, Indonesia tak bisa berpuas diri sebab capaian vaksinasi tersebut masih kurang apabila dibandingkan dengan negara populasi besar lainnya.

"Kalau kita lihat perbandingan kita dengan vaksinasi daripada negara besar lain seperti China, Amerika, kita masih dibawah," jelas Erick Thohir saat menyambut kedatangan vaksin Covid-19 Tahap ke-14 sebagaimana ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (31/5/2021).

Untuk itu, dia menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan jumlah vaksinasi di Indonesia. Hingga kini, total ada 92,9 juta dosis vaksin Covid-19 yang sudah tiba di Indonesia.

"Ini yang harus kita tingkatkan. Karena kita tahu, dengan vaksinasi justru ini membantu kita mencegah daripada penularan, mencegah dari kematian, dan yang terpenting juga untuk ekonominya sendiri," kata dia.

Erick meyakini percepatan vaksinasi dapat mencegah pengurangan tenaga kerja dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Hanya saja, dia mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan meski telah divaksin.

"Vaksinasi game changer tetapi vaksinasi tanpa didukung oleh protokol kesehatan oleh masyarakat ini menjadi sesuatu yang tidak bisa sustainability atau berkelanjutan," tuturnya.

Disiplin Terapkan Prokes

Dia pun mengajak masyarakat Indonesia bersama-sama mensukseskan program vaksinasi Covid-19. Dengan begitu, ekonomi nasional yang sempat terkontraksi dapat tumbuh positif kembali.

"Saya berharap dengan kerja keras pemerintah kami berharap rakyat Indonesia juga bisa bergotong-royong. Kita berharap juga dengan tadi percepatan vaksinasi ini kita mengharapkan Indonesia secara ekonomi bisa tumbuh lagi," ujar dia.

"Kami berharap juga dukungan daripada masyarakat segala golongan, disiplin terhadap protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan juga mencuci tangan," sambung Erick Thohir.

Saksikan video pilihan di bawah ini: