Pemerintah Arab Saudi Hukum Pancung Dua Warga Mesir

Riyadh (AFP/ANTARA) - Pemerintah Arab Saudi pada Selasa, memberikan hukuman pancung kepada dua warga Mesir yang menculik gadis berusia sembilan tahun dan menyiksa dia selama bertahun-tahun dan membunuh seorang pelaku pembunuhan, seperti yang dilansir kantor berita SPA.


Mohammed bin Nafe dan Jamalat bin Nafe, yang ternyata adalah saudarinya, "menculik seorang gadis berusia sembilan tahun dari Masjid Nabi (Muslim) di Madinah, menyiksa, dan menyekap gadis itu di tempat tinggal mereka selama tiga tahun enam bulan," kata kementerian dalam negeri dalam sebuah pernyataan yang disiarkan SPA.


"Mohammed telah berulang kali memperkosanya selama periode itu dan keduanya berencana menyelundupkannya keluar negeri," katanya.


"Mereka juga mengabaikan kesehatan dari anak-anak mereka dan melakukan kekerasan terhadap mereka, yang menyebabkan meninggalnya dua putra Mohammed," tambahnya.


Kedua warga Mesir itu dihukum pancung di Madinah.


Dalam pernyataan terpisah, kementerian itu mengumumkan bahwa hukuman pancung Ali bin Mohammed al-Qahtani yang menembak mati seorang Arab Saudi, menurut laporan SPA.


Pria itu dieksekusi di wilayah tenggara Asir dari negara kerajaan tersebut.


Hukuman pancung yang dilaksanakan pada Selasa, menambah jumlah orang yang dihukum pancung menjadi 38 orang di Arab Saudi sepanjang tahun ini, menurut data yang diperoleh AFP.


Menurut perhitungan AFP, setidaknya 76 orang dipancung pada 2011, sementara kelompok hak asasi Amnesti Internasional menghitung jumlah eksekusi tahun ini sebanyak 79 oarang.


Hukuman mati di Arab Saudi berlaku untuk berbagai pelanggaran, termasuk pemerkosaan, kemurtadan, perampok bersenjata, dan perdagangan narkoba, serta pembunuhan, yang ditetapkan oleh hukum syariah Islam. (jk/ik)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.