Pemerintah bangun 1.102 unit huntap penyintas gempa di Tondo Dua Palu

·Bacaan 2 menit

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum akan membangun hunian tetap (huntap) permanen sebanyak 1.102 di Tondo Dua, Kelurahan Tondo, Kota Palu, yang diperuntukkan untuk penyintas gempa, tsunami dan likuefaksi.

"Di Tondo, ada 1.102 unit huntap yang akan dibangun di lahan seluas 65,3 hektare ," kata Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Sulteng, Sahabuddin, di Palu, Jumat.

BPPW Sulteng melalui Sahabuddin telah melaporkan langsung rencana pembangunan huntap itu kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat berkunjung ke lokasi rencana pembangunan huntap tersebut, Kamis sore 6 Januari 2021.

"Hal-hal yang strategis agar dipercepat penyelesaian pembangunannya," kata Wapres Ma'ruf Amin, dalam kunjungannya ke lokasi relokasi pembangunan huntap di Tondo Dua, Kelurahan Tondo, Kota Palu.

Baca juga: Wapres: Pemerintah bangun Smart Village bagi huntap terdampak bencana

Baca juga: Wapres Ma'ruf-Pemda tanam pohon di lokasi pembangunan huntap Palu

Kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Sahabuddin mengemukakan huntap juga akan dilengkapi dengan sarana dan infrastruktur penunjang seperti jalan, lampu penerangan jalan, drainase, instalasi pengelolaan limbah, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Kepada Wapres ma'ruf Amin, Sahabuddin menyatakan pihaknya siap membangun karena anggaran untuk pembangunan telah siap, serta detail disain juga sudah selesai.

"Anggaran pembangunan untuk huntap di Tondo Dua, serta huntap di Kelurahan Talise sebesar Rp276 miliar untuk dua lokasi itu," kata Sahabuddin.

Namun, hingga saat ini pembangunan belum dilakukan karena, terdapat 47 warga yang mengklaim memiliki lahan di lokasi Tondo II.

"Kami siap melelang pembangunan ini, hanya saja ada klaim warga atas tanah. Kalau masalah ini sudah selesai, maka kami segera lelang," ucapnya.

Sementara untuk huntap di Kelurahan Talise, kata Sahabuddin, akan dibangun sebanyak 685 unit di atas lahan seluas 46,83 hektare.

"Huntap di Talise juga belum dilakukan pembangunan, karena ada warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan, sehingga ini harus diselesaikan terlebih dahulu oleh Pemkot Palu," ujarnya.*

Baca juga: Wapres instruksikan pemda segera selesaikan masalah klaim lahan huntap

Baca juga: Wapres instruksikan masalah relokasi huntap Palu selesai Februari

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin berbincang dengan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, saat berkunjung ke lokasi pembangunan huntap di Tondo dua, Kelurahan Tondo, Kota Palu, Sulteng, Kamis. (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin berbincang dengan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, saat berkunjung ke lokasi pembangunan huntap di Tondo dua, Kelurahan Tondo, Kota Palu, Sulteng, Kamis. (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel