Pemerintah bantu promosi dan produksi film lokal

·Bacaan 2 menit

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membantu industri perfilman untuk mempromosikan serta memproduksi film di tengah pandemi yang membuat banyak produksi serta penayangan ditunda.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Neil Al Himam, mengatakan pihaknya baru meluncurkan program untuk promosi film panjang dalam bentuk bantuan pemerintah dari Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Tadi siang launching, diberikan ke 40 film panjang yang bisa dipromosikan sampai akhir tahun, filmnya bisa diputar di tahun-tahun berikutnya," kata Neil dalam webinar Wardaya Business Expo 2021, Jumat.

Dia menambahkan, pemerintah juga memberikan bantuan agar film-film dari komunitas di luar Jakarta bisa menciptakan karya.

"Ada bantuan pemerintah untuk produksi sekitar 60 film yang bisa dibantu, ini khusus untuk komunitas film daerah," katanya.

Di luar bantuan untuk promosi dan produksi, Kemenparekraf saat ini sedang mengusahakan bantuan untuk lisensi hak edar film-film yang ada di inventoris agar bisa segera ditayangkan di bioskop-bioskop.

"Harapannya tahun depan kalau filmnya sudah keluar, pemerintah bisa mempertontonkan secara nonkomersial di event-event, festival, bisa untuk diaspora di luar negeri dan bioskop di sana," jelas Neil.

Dukungan untuk insan perfilman juga diberikan lewat program reguler, salah satunya SCENE (Masterclass Pengembangan Skenario Film TV dan OTT) yang digelar untuk memunculkan bakat baru tanah air dalam penulisan skenario konten televisi dan film.

Neil mengatakan, pihaknya juga membantu mendorong dibukanya bioskop saat kondisi sudah mulai membaik agar bisa kembali beroperasi dan mendorong situasi di industri perfilman bisa membaik. Sejumlah bioskop di Indonesia sudah mulai kembali beroperasi dengan ketentuan kapasitas maksimal 50 persen.

Pengelola bioskop menetapkan persyaratan untuk pengunjung demi menjaga kesehatan dan keamanan bersama, seperti kewajiban menaati protokol kesehatan dan vaksinasi untuk bisa menikmati tontonan di layar lebar.

Baca juga: Mertua Dian Sastro meninggal hingga Ridwan Kamil apresiasi film lokal

Baca juga: Ketua DPD RI sarankan LSF daerah dipertahankan

Baca juga: Kemenparekraf dorong pemuda buat film budaya lokal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel