Pemerintah Belanda dukung dana talangan KLM setelah pilot setuju gajinya dipotong

·Bacaan 2 menit

Den Haag (AFP) - Pemerintah Belanda pada Selasa menyetujui dana talangan multi-miliar euro karena dampak virus corona bagi maskapai penerbangan KLM yang bermasalah setelah pilot menyetujui kesepakatan pemotongan gaji selama lima tahun.

Menteri Keuangan Wopke Hoekstra pada Sabtu secara dramatis menangguhkan rencana menyelamatkan unit Air France-KLM di Belanda yang terpojok setelah serikat pekerja menolak untuk mengalah.

Tetapi setelah KLM mengumumkan bahwa serikat pilot telah mengalah, pemerintah mengatakan kini siap menandatangani suntikan bantuan negara 3,4 miliar euro.

"Konsultasi intensif" antara KLM dan serikat pekerja membawa "hasil positif", kata Hoekstra dan Menteri Infrastruktur Cora van Nieuwenhuizen dalam sebuah surat kepada parlemen.

"Karena itu, kabinet dapat menyetujui rencana restrukturisasi dan sejak itu telah mengkonfirmasikan hal ini kepada dewan manajemen KLM," tulis mereka.

Kepala eksekutif KLM Pieter Elbers sebelumnya mengumumkan kesepakatan dengan serikat pilot dengan menyanjung hal itu sebagai "langkah penting" untuk kelangsungan hidup maskapai.

"Beberapa hari terakhir ini sangat intensif bagi semua orang, dengan tekanan besar pada perusahaan, berdampak negatif pada reputasi dan divisi internal," kata dia.

"Tetapi pada akhirnya kami, sebagai pihak KLM dan serikat pekerja, mencapai kesepakatan."

Penangguhan rencana penyelamatan telah membahayakan masa depan maskapai penerbangan tertua di dunia itu ketika maskapai ini berjuang mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Pada musim semi, Paris memberi Air France pinjaman tujuh miliar euro dan Den Haag juga memberikan bantuan negara untuk KLM.

Tapi perdebatan-perdebatan mengenai rencana restrukturisasi KLM membuat pemerintah menahan sebagian besar uang.

Pembicaraan antara KLM dan serikat pekerja yang mewakili pilot, awak kabin dan awak darat kemudian gagal mencapai tenggat waktu yang ditetapkan oleh Hoekstra pada Sabtu.

Serikat pilot Belanda VNV telah menolak menandatangani apa yang mereka sebut perubahan "menit terakhir" untuk persyaratan kesepakatan.

Perseteruan sengit berpusat di sekitar klausul dalam perjanjian yang meminta staf maskapai menyetujui pemotongan gaji selama lima tahun ke depan.

KLM mengajukan rencana penghematan kepada kementerian keuangan yang membutuhkan pemotongan biaya sebesar 15 persen dan akan menyebabkan 5.000 pekerjaan hilang sebagai akibat dari kemerosotan global perjalanan udara akibat pandemi.

Itu termasuk kesepakatan dari serikat pekerja untuk memangkas gaji pilot hingga Maret 2022 dan gaji awak kabin dan darat hingga awal 2023.

Tetapi pada Jumat, Hoekstra menolak rencana tersebut dengan menegaskan bahwa pemangkasan gaji dilakukan bersamaan dengan paket dana talangan lima tahun pemerintah.

Kepala KLM Elbers mengakui pandemi virus corona membuat maskapai itu "meminta banyak dari semua kolega."

"Situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini membutuhkan langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak biasa," kata dia.

Air France-KLM membukukan kerugian bersih 1,7 miliar euro selama triwulan ketiga, dibandingkan dengan laba 363 juta euro pada waktu yang sama tahun lalu.

dk/rma