Pemerintah, BI dan Pengusaha Koordinasi Soal Rupiah

Analis: Nilai Rupiah Masih Semakin Turun

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan pihaknya bersama Bank Indonesia sedang memantau apa penyebab dan dampak dari melemahnya rupiah. Hatta melihat melemahnya mata uang juga dirasakan semua negara.

"Yang pertama tentu kita mencermati ini bukan hanya fenomena atau hanya Indonesia tapi di seluruh negara terutama faktor eksternal dari QE (Quantitative Easing)," ujar Hatta, Kamis (22/8/2013).

Sampai saat ini, pemerintah dan Bank Indonesia masih menyelidiki penyebab melemahnya nilai tukar rupiah selama hampir seminggu ini. Hatta mengatakan pihak pemerintah dan Bank Indonesia sudah berkoordinasi mencari cara memperkuat nilai mata uang rupiah terhadap dollar AS saat ini.

"Ini kan sangat belum jelas. BI, Pemerintah dan dunia usaha melakukan koordinasi dengan baik soal ini," ungkap Hatta.

Sebelumnya diberitakan tribunnews.com, nilai tukar rupiah terus merosot, pada hari Kamis (22/8) pergerakan nilai tukar rupiah mencapai Rp 11,027 per dollar AS atau  melemah sebanyak 252 atau  2,33 persen jika dibandingkan pada Rabu (21/8/2013) dimana pergerakan nilai tukar rupiah mencapai Rp 10,770.

Baca Juga:

BUMN Mulai Buyback Saham Sejak Kemarin

Boediono: Rupiah Bukan yang Terburuk di Dunia

Pelemahan Mata Uang Bukan Hanya di Indonesia