Pemerintah dan Kadin Optimis Vaksinasi Percepat Pemulihan Ekonomi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah dan Kadin sama-sama optimis bahwa vaksinasi massalakan menjadi sarana percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Pernyataan ini mengemuka dalam diskusi bulanan yang diadakan oleh Balitbang Golkar beberapa hari yang lalu.

Menurut Menteri Kesehatan Budi Sadikin, letak masalah dari pandemi covid-19 adalah berkurangnya kegiatan masyarakat karena resiko penularan yang tinggi.

“Kita serius mencapai target vaksinasi massal agar masyarakat Indonesia lebih aman dalam berkegiatan. Ini akan menjadi modal yang sangat penting dalam pemulihan ekonomi," kata Menkes, seperti ditulis, Sabtu (17/4/2021).

Pada akhir maret kemarin Pemerintah Indonesia berhasil datangkan tambahan sebanyak 16 juta dosis vaksin termasuk 1,5 juta overfill Sinovac. Ini adalah bagian dari komitmen PT Bio Farma dalam penyediaan vaksin COVID-19 kepada pemerintah yang sebanyak 122,5 juta dosis.

Indonesia sendiri merupakan negara dengan program vaksinasi tercepat di dunia meskipun bukan negara penghasil vaksin. Hal ini tidak lepas dari proaktifnya pemerintah untuk bekerja sama dengan penghasil vaksin dari berbagai negara.

Selain Sinovac, Pemerintah Indonesia juga mendatangkan vaksin-vaksin dari Astrazaneca, Pfizer dan lain-lain. Selain itu, Pemerintah juga mendorong terwujudnya vaksin Merah Putih dan Vaksin Gotong Royong.

“Gelombang ketiga di beberapa negara penghasil vaksin menjadi tantangan tersendiri dalam mengejar target vaksinasi, tetapi kita akan kejar target itu dengan berbagai langkah dan strategi alternatif," papar Menkes optimis.

Dukungan Pengusaha

Tenaga medis menyiapkan vaksin Covid-19 di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Senin (12/04/2021). Ribuan lansia dan tenaga pendidik mengikuti vaksinasi guna mendukung pemerintah realisasi target 1 juta penyuntikan vaksin per hari. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Tenaga medis menyiapkan vaksin Covid-19 di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Senin (12/04/2021). Ribuan lansia dan tenaga pendidik mengikuti vaksinasi guna mendukung pemerintah realisasi target 1 juta penyuntikan vaksin per hari. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Langkah Pemerintah ini didukung sepenuhnya oleh Kadin. Wakil Ketua Kadin bidang Hubungan Internasional Sinta Kamdani menyatakan swasta juga sangat optimis bahwa vaksinasi massal akan menjadi sarana pemulihan ekonomi.

“Oleh karena itu kami sangat mendukung program vaksinasi oleh Pemerintah. Swasta juga antusias untuk bisa melaksanakan vaksinasi mandiri," kata Sinta.

Dunia usaha sendiri melihat strategi Pemerintah dalam penanganan pandemi mulai terlihat dampak ekonominya dalam kwartal pertama. Meskipun belum sepenuhnya pulih, tetapi geliat ekonomi Nampak mulai bergairah.

Dengan dukungan program vaksinasi, dunia usaha maupun Pemerintah optimis target pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen pada tahun 2021 bisa tercapai.

Ketua Balitbang Golkar Jerry Sambuaga menyambut baik optimisme ini. Menurut Jerry, Golkar akan terus mendukung upaya Pemerintah dalam pencapaian target vaksinasi massal dalam rangka mencapai herd immunity pada tahun 2021.

Diskusi ini menurutnya merupakan upaya dari Balitbang Golkar untuk mempertemukan berbagai stake holder dalam mencari solusi bersama untuk mitigasi kesehatan dan ekonomi.

“Golkar menekankan perlunya penguatan kolaborasi berbagai stake holder. Pandemi adalah masalah kita bersama dan harus diselesaikan dengan sinergi dan kolaborasi,” kata Jerry.