Pemerintah Diharapkan Tegas soal Pendaftaran PSE

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktur Eksekutif ICT Institute, Heru Sutadi mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) diharapkan harus tegas terhadap penegakkan aturan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Siapapun PSE-nya, terutam global, harus ditindak jika melanggar aturan.

"Harus tegas. Jangan terulang kesalahan di masa lalu. Ini soal kedaulatan bangsa. Kalau pun ada pemblokiran, positifnya ini bisa jadi kesempatan startup atau developer lokal maju. Nah dari pengalaman masa lalu, agak kurang tegas terhadap OTT asing. Bahkan yang nakal sekalipun seperti disebutkan sendiri oleh Kominfo seperti Facebook, masih diajak rembugan di hotel," ujar Heru kepada Merdeka.com, Senin (18/7).

Aturan pendaftaran PSE adalah amanat Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Terdapat dua kategori dalam PSE, yakni PSE lingkup publik dan PSE lingkup privat. PSE lingkup publik adalah instansi negara atau institusi yang ditunjuk negara, yang menyediakan layanan sistem elektronik. Sementara itu PSE lingkup privat merupakan individu orang, badan, atau kelompok masyarakat yang menyediakan layanan sistem elektronik.

"Nah, persoalan muncul kalau mereka tidak mendaftar. Bisakah Kementerian Kominfo tegas terhadap mereka? Sebab artinya kalau tidak daftar kan mereka tidak menghargai aturan yang ada di Indonesia," terang dia.

Sebelumnya, Kementerian Kominfo meminta seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat baik lokal maupun global melakukan pendaftaran paling lambat 20 Juli. Jika tidak, maka sehari setelah akan dilakukan pemblokiran.

Berdasarkan pantauan Merdeka.com di situs PSE Kominfo, Senin (18/7), Google, Facebook, Twitter, Instagram, belum tercatat melakukan pendaftaran. Lain hal dengan Telegram, aplikasi perpesanan itu sudah tecatat melakukan pendaftaran pada 17 Juli lalu. Padahal, tinggal dua hari lagi tenggat waktu pendaftaran. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel