Pemerintah Diminta Moratorium Izin Trayek Lion Air  

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Perhubungan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Kementerian Perhubungan tidak memberikan izin penambahan rute bagi Lion Air untuk sementara waktu. "Paling tidak, Kementerian Perhubungan tidak memberikan izin trayek dulu, khusus untuk Lion Air yang penerbangannya kerap terlambat," kata Ketua Komisi Perhubungan DPR, Laurens Bahang Dama, kepada Tempo di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 11 September 2013.

Menurut Laurens, saat ini Dewan tengah membahas kinerja Lion Air. Laurens mengungkapkan, jangan sampai peningkatan kemajuan industri penerbangan malah memberikan pelayanan yang tidak baik bagi masyarakat sebagai konsumen. Terutama jika industri penerbangan Indonesia hanya dikuasai oleh satu maskapai. "Kita lihat saja sekarang Lion Air sudah menggurita di mana-mana dengan sekian ratus pesawatnya," katanya.

Dia mengatakan faktor utama yang ditawarkan dalam bisnis penerbangan adalah jadwal penerbangan. Jika suatu maskapai kerap menunda jadwal penerbangan, konsumen akan beralih. Hal tersebut dianggapnya membahayakan kelangsungan bisnis penerbangan.

Laurens mengklaim telah menerima informasi adanya pihak yang mengelola slot time penerbangan secara tidak resmi. "Cara kerjanya, pihak ini memberi kemudahan slot time untuk maskapai tertentu," ucapnya. Saat ini Komisi Perhubungan sedang menyoroti praktek tersebut.

Laurens enggan menyebutkan pihak yang dimaksud. Tapi dia berharap pemerintah sebagai regulator tak dikuasai operator atau maskapai. Sebab, jika pemerintah tunduk pada operator yang ternyata kepemilikannya didominasi asing, kedaulatan wilayah udara Indonesia akan terancam.

Dia pun mempertanyakan asal modal Lion Air yang sudah membeli ratusan pesawat, termasuk Boeing, Airbus, dan ATR. Maskapai tersebut juga berencana membeli pesawat jenis N219 produksi PT Dirgantara Indonesia.

MARIA YUNIAR

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...