Pemerintah dukung perkembangan talenta muda Papua di bidang olahraga

Pemerintah mendukung perkembangan talenta muda Papua dalam bidang olahraga untuk terus bertumbuh dan berkembang melalui perjanjian kerja sama yang telah dilakukan antara SMA Khusus Olahraga (Smankor) Papua dan SMA Olahraga asal Jepang Yamagata Chuou Gakkou.

Staf Ahli Kedeputian II Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Presiden Rini Modouw di Jayapura, Rabu, mengatakan secara khusus pengembangan talenta muda Papua di bidang olahraga sangat penting dilakukan.

"Karena Papua dikenal sebagai gudang atlet sehingga perlu adanya mentor (Pendampingan) dan pelatih yang bagus tetapi juga didukung dengan dana," katanya saat menghadiri penandatanganan MoU antara Smankor Papua dan SMA Olahraga asal Jepang Yamagata Chuou Gakkou.

Menurut Rini, dengan adanya MoU antara Smankor Papua bersama SMA olahraga Yamagata Chuou Gakkou maka ke depan pihaknya akan memperhatikan gedung sekolah sekaligus Sumber Daya Manusia (SDM) di lembaga pendidikan tersebut.

"Jadi kami bersama Dinas Pendidikan dan Arsip Daerah Provinsi Papua bersama pihak Smankor Papua akan membangun koneksi supaya selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo akan memperhatikan gedung sekolah," ujarnya.

Selain itu kata dia, pihaknya juga akan membangun koneksi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam pengembangan pembangunan gedung Smankor Papua ke depan.

Dia menjelaskan hasil dari MoU tersebut akan disampaikan kepada Kementerian Pendidikan dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI sehingga dalam pengembangan talenta muda Papua bisa sejalan dengan pendidikan di sekolah.

"Karena pembangunan SDM sangat penting supaya ketika lulusan dari Smankor Papua bisa mempunyai karakter yang kuat," katanya.


Baca juga: Freeport Indonesia berkomitmen kembangkan olahraga di Papua
Baca juga: Tahun bersejarah untuk Papua dan cara olahraga ubah stigma

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel